BATU, DISWAYMALANG.ID--Hujan mulai Jumat (16/1) siang hingga malam di Kota Batu mengakibatkan tanah longsor di Jalan Trunojoyo (Payung 2), Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu. Jalur tersebut merupakan jalur utama dari Batu menuju ke Jombang atau Kediri.
Material longsoran dengan dimensi tinggi sekitar 5 meter, lebar 3 meter dan panjang 8 meter menutup saluran drainase serta separuh badan jalan pada Jumat (16/1) pukul 23.29 WIB.
BACA JUGA:BMKG Prakirakan Hujan Lokal Masih Berpeluang di Malang Raya, 17 Januari 2026
"Meski terjadi pada malam hati sempat mengganggu lalu lintas, sebab jalan tersebut jalan utama dari Batu menuju Jombang atai Kediri," kata Suwoko, Kasatlak BPBD Kota Batu.
Diterangkannya, informasi didapat dari pemilik warung yang ada disekitar kejadian, BPBD dan Damkar langsung menuju tempat kejadian.
BACA JUGA:Pati, Jepara, dan Kudus Terendam Banjir, Ribuan Rumah Terdampak
"Sampai di TKP kami langsung menutup sementara, setelah itu memberlakukan jalan buka tutup sehingga arus lalin tidak macet," papar Suwoko.
Diterangkannya, dampak dari longsor ini saluran drainase serta separuh badan jalan tertutup material longsor. Arus lalu lintas terganggu.
BACA JUGA:Pemkot Malang Rancang Minibozem di Jl Bondowoso, Tekan Risiko Banjir Kawasan Tengah Kota
"Rekomendasi kami segera ada normalisasi drinase yang sempat tertimbun, mungkin kurang dalam karena kita kerja malam hati mungkin kurang maksimal, tegasnya.
Suwoko mengimbau masyarakat untuk berhati–hati dan waspada dalam menghadapi musim hujan dan cuaca ekstrem serta waspada saat melewati area rawan bencana.
"Info cuaca samapi seminggu kedepan masih terjadi hujan, untuk itu kita perlu waspada terhadap cuaca ekstrim yang terjadi saat ini," pungkasnya.