BACA JUGA:Kota Jambi–Kota Malang Teken Kerja Sama Strategis, Fokus PAD, Digitalisasi Pajak, dan Pariwisata
6. Pola Makan yang Kurang Sehat
Konsumsi gula berlebih dapat memicu lonjakan insulin yang merangsang produksi minyak di kulit kepala. Makanan pedas juga berkontribusi pada penumpukan keringat. Mengganti pola makan dengan sayuran hijau, ikan, dan kacang-kacangan akan sangat membantu mengurangi risiko ketombe.
7. Menyisir Saat Rambut Basah
Kondisi rambut yang basah sangat rapuh dan mudah rusak. Menyisir saat basah justru memicu kerontokan dan mempermudah penyebaran ketombe. Menunggu rambut hingga setengah kering dan menggunakan sisir bergigi jarang adalah pilihan yang lebih aman.
BACA JUGA:Wujudkan Target Kelulusan Rata-Rata 9, Bupati Sanusi Tinjau Sekolah Unggulan dan Pelosok di Kepanjen
8. Jarang Membersihkan Sisir
Sisir yang kotor menyimpan debu, minyak, dan residu jamur yang bisa berpindah kembali ke kulit kepala. Membersihkan sisir dengan air hangat setidaknya satu kali seminggu efektif memutus siklus kotoran yang menempel pada rambut.
9. Temperatur Air yang Tidak Tepat
Air yang terlalu panas dapat mengaktifkan kelenjar minyak secara berlebih dan membuat rambut kusam. Penggunaan air suhu sedang atau hangat kuku saat keramas lebih disarankan karena mampu membersihkan kotoran tanpa menghilangkan minyak alami rambut.
Dari identifikasi penyebab di atas, berikut adalah beberapa strategi ampuh yang dapat dipraktikkan untuk membasmi ketombe basah hingga tuntas.
BACA JUGA:Mengenal Instrumen Pasar Modal: Panduan Memilih Investasi yang Tepat
1. Terapkan Gaya Hidup Sehat
Meliputi olahraga rutin, menghindari begadang, serta mengelola stres untuk menjaga keseimbangan hormon tubuh.
2. Gunakan Bahan Alami
Daging lidah buaya mengandung allantoin sebagai anti-inflamasi dan sifat anti-bakteri yang menghambat jamur. Pengolesan secara merata selama 30 menit dapat meredakan peradangan.