Sebagai gadget flagship, iPhone dibanderol dengan harga premium dan minim pilihan terjangkau.
2. Pilihan Model Terbatas
Tidak seperti Android yang memiliki banyak varian, lini iPhone relatif sedikit.
3. Kustomisasi Sangat Terbatas
Pengguna tidak sebebas Android dalam mengubah tampilan maupun sistem.
4. Sistem Tertutup dan Kurang Fleksibel
Akses ke sistem dan pengelolaan file dibatasi oleh kebijakan Apple.
BACA JUGA:Mengenal AI Generated Ghost Player, Teknologi Baru Sony untuk Temani Main Game
5. Ketergantungan pada Ekosistem Apple
Pengalaman optimal sering kali menuntut penggunaan perangkat Apple lainnya.
6. Aksesori Resmi Mahal
Harga charger, kabel, dan aksesori resmi iPhone relatif tinggi.
7. Inovasi Terasa Lebih Lambat
Beberapa fitur baru kerap lebih dulu hadir di perangkat Android.
8. Penyimpanan Tidak Fleksibel
iPhone tidak mendukung kartu memori eksternal dan bergantung pada iCloud.
9. Kurang Ramah untuk Pengguna Lanjutan
Pengguna yang gemar mengeksplorasi sistem akan merasa iPhone terlalu membatasi.
BACA JUGA:Layar HP Kinclong dan Awet: 9 Cara Aman Membersihkan Debu Serta Kotoran
iPhone memang layak disebut sebagai gadget flagship. Ia unggul dalam stabilitas, keamanan, ekosistem, dan citra premium. Namun di balik kelebihannya, iPhone juga membawa keterbatasan yang tidak bisa diabaikan, terutama bagi pengguna yang menginginkan kebebasan dan fleksibilitas ala Android.
Kebimbangan memilih antara iPhone dan Android sejatinya bukan soal mana yang paling unggul, melainkan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan, kebiasaan, dan kemampuan pengguna. Di tengah derasnya arus teknologi, keputusan terbaik bukan ditentukan oleh gengsi, melainkan oleh kecocokan.