UNISMA Buka Prodi Sains Lingkungan, Rektor Ungkap Kampus Tembus Peringkat 51 Nasional versi SCImago
UNISMA resmi membuka Program Studi Sains Lingkungan serta mencatat capaian pemeringkatan nasional dalam SCImago Institutions Rankings.--
DINOYO, DISWAYMALANG.ID–Universitas Islam Malang (UNISMA) terus memperkuat pengembangan akademik dan riset. Terbaru, kampus yang berada di Malang itu resmi membuka Program Studi Sains Lingkungan serta mencatat capaian pemeringkatan nasional dalam SCImago Institutions Rankings, Rabu (11/3).
Rektor UNISMA Junaidi mengatakan program studi baru tersebut telah memperoleh izin operasional dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Izin pembukaan program studi itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 185/B/O/2025. Prodi Sains Lingkungan akan berada di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2026–2027.
“Program studi Sains Lingkungan ini sudah mendapatkan SK dari kementerian dan akan mulai membuka penerimaan mahasiswa baru pada tahun akademik 2026–2027,” ujar Junaidi saat ditemui di ruang rektorat UNISMA.
Selain pengembangan program studi, UNISMA juga mencatat capaian penting dalam pemeringkatan perguruan tinggi dunia yang dirilis oleh SCImago Institutions Rankings.
BACA JUGA:UNISMA Resmi Dirikan Program Studi Sains Lingkungan untuk Cetak Generasi Peduli Bumi
Lembaga pemeringkatan tersebut menilai kinerja perguruan tinggi berdasarkan tiga indikator utama, yakni kinerja riset sebesar 50 persen, inovasi 30 persen, serta dampak sosial sebesar 20 persen.
Berdasarkan hasil pemeringkatan terbaru, UNISMA menempati peringkat ke-51 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia dari lebih dari 4.600 perguruan tinggi yang ada di Tanah Air.
“Alhamdulillah posisi kita berada di peringkat 51 nasional. Dari sisi perguruan tinggi swasta, kita juga masuk 10 besar nasional dan menjadi PTS peringkat pertama di Malang Raya,” jelasnya.
Tak hanya itu, sejumlah dosen UNISMA juga meraih penghargaan dalam ajang Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) melalui program Anugerah LPTNU.
Delapan dosen UNISMA berhasil meraih penghargaan di berbagai bidang keilmuan. Beberapa di antaranya yakni Agus Subianto yang meraih peringkat pertama bidang Agro, Novi Arfarita peringkat kedua bidang Agro, serta Hayat yang meraih peringkat pertama bidang Ilmu Sosial.
Selain itu, penghargaan juga diraih Nur Atirah Abdul Shakur di bidang Ilmu Alam dan Kehidupan, Sri Wahyuni bidang Pendidikan, Yudi Purnomo bidang Kedokteran dan Kesehatan, Ekov bidang Teknik, serta Sofi pada kategori Cendekiawan Ilmu Agama bidang Fikih.
Menurut Junaidi, berbagai capaian tersebut menjadi bukti kontribusi akademisi UNISMA dalam menghasilkan karya ilmiah yang diakui secara nasional sekaligus memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Sumber:
