MALANG, DISWAYMALANG.ID-Rumor mengenai ekspansi terbaru The Witcher 3: Wild Hunt kembali menguat dan kini nyaris mencapai tahap konfirmasi.
Gam yang pertama kali dirilis pada 2015 itu disebut-sebut akan mendapat konten tambahan baru pada 2026, sebuah langkah yang cukup mengejutkan mengingat usia game ini yang sudah hampir satu dekade.
Apalagi, CD Projekt Red saat ini tengah mengembangkan judul baru untuk franchise ini. Yakni The Witcher 4
Isu ini kali pertama mencuat melalui laporan Borys Niespielak, seorang jurnalis dan insider industri gim asal Polandia.
BACA JUGA:Arc Raiders Disebut Bisa Saingi Fortnite, Ini Alasan Optimisme Shroud dan Keraguannya
Ia mengungkap bahwa Fool’s Theory, studio yang tengah mengerjakan remake The Witcher 1, juga dipercaya mengembangkan ekspansi baru untuk The Witcher 3. Meski menarik, bocoran awal tersebut sempat disambut skeptis oleh komunitas.
Ekspansi The Witcher 3 itu akan menjadi pembangun jalur dari game terbaru The Witcher 4. --Gamerant--
Situasi berubah ketika analis Mateusz Chrzanowski turut memperkuat rumor tersebut. Ia menyebut ekspansi ini berpotensi dirilis pada Mei 2026 dengan banderol harga sekitar 30 dolar AS. Pernyataan ini membuat rumor berkembang lebih serius, terlebih setelah muncul sinyal tidak langsung dari CD Projekt Red sendiri.
Dalam sebuah earnings call terbaru, CD Projekt Red menyatakan bahwa “ada kemungkinan konten baru yang sempat disinggung dalam laporan dan panggilan sebelumnya akan dirilis pada tahun mendatang.”
Meski tidak menyebut The Witcher 3 secara eksplisit, pernyataan tersebut dianggap sebagai petunjuk kuat bahwa ekspansi ini benar-benar ada.
BACA JUGA:Game Of The Futures 2025: RRQ HOSHI Memberi Harapan untuk Indonesia
Menariknya, pengembangan konten tambahan untuk gim lawas bukanlah hal asing di industri. Gearbox pernah melakukan langkah serupa lewat Borderlands 2 dengan merilis Commander Lilith and the Fight for Sanctuary tujuh tahun setelah gim utamanya rilis. Ekspansi tersebut sukses menghubungkan cerita lama dengan sekuel terbaru.
Jika rumor ini benar, ekspansi The Witcher 3 bisa menjadi strategi promosi cerdas menjelang era baru semesta The Witcher. Pasalnya, game yang menceritakan petualangan Geralt sang pemburu monster itu masih ramai dimainkan orang hingga hari ini. Fanbase nya cukup besar, dan penjualan masih tetap berlangsung, jelang 10 tahun umur game tersebut.
Namun demikian, sejumlah pertanyaan besar masih menggantung. Apakah Fool’s Theory mampu menghadirkan kualitas cerita setara ekspansi terkenal Hearts of Stone, bahkan Blood and Wine? Lalu, apakah penggunaan kembali REDengine akan menemui kendala, mengingat CD Projekt Red kini beralih ke Unreal Engine 5 untuk proyek-proyek barunya?
Fokus cerita juga menjadi sorotan. Banyak penggemar berspekulasi ekspansi ini akan menempatkan Ciri sebagai tokoh utama, sejalan dengan rencana trilogi The Witcher terbaru. Pilihan ini dianggap lebih aman dibandingkan kembali mengangkat kisah Geralt yang dinilai sudah memiliki penutup yang kuat.
BACA JUGA:Bikinnya Pakai AI, ‘Clair Obscur: Expedition 33’ Dicabut dari Status Game of The Year 2025!
Hingga pengumuman resmi dirilis, para penggemar hanya bisa menunggu. Namun dengan semakin banyaknya indikasi yang muncul, ekspansi The Witcher 3 kini bukan lagi sekadar rumor belaka.