30 Desember Hari Satpam Nasional, Simak 4 Kisah Inspirasi Eks Satpam Jadi Jutawan hingga Miliarder

Selasa 30-12-2025,08:36 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

Bermodalkan bantuan dari investor, bisnis Ipung berkembang pesat. Perusahaannya kini memiliki lebih dari 600 orang dan dikabarkan mencapai omzet miliaran rupiah per bulan. Saat ini, Ipung menjabat direktur utama di perusahaannya.

BACA JUGA:Dishub Jatim Petakan 12 Titik Rawan Macet selama Nataru, 6 Titik di Malang Raya

Selain perusahaan jasa keamanan, ia juga mengembangkan bisnis di bidang jasa cleaning service dengan nama perusahaan yang sama, PT Sarana Tidar Sejahtera.

Ipung dikenal aktif dan pernah menunjukkan kebolehannya dalam hobi mendaki gunung, termasuk mengajak menjaga martabat Satpam dari puncak Gunung Merbabu. Ia juga terlibat dalam kegiatan kewirausahaan, seperti yang terlihat dalam perannya di HIPMI Jogjakarta.

3. Suherman (Investor Saham Sukses)

Suherman, seorang satpam di sebuah bank, menunjukkan bahwa latar belakang profesi tidak menghalangi kesuksesan dalam investasi. Dia mulai tertarik pada saham pada 2008 saat bekerja sebagai Satpam di Mandiri Sekuritas, kemudian mulai berinvestasi pada tahun 2010.

BACA JUGA:Tindak Kejahatan Kota Batu Tahun 2025 Mengalami Penurunan 10,9 Persen

Di memulai dengan modal sekitar Rp8 juta, membaginya menjadi 80% untuk investasi jangka panjang (saham) dan 20% untuk trading jangka pendek. Berbekal pengetahuan umum yang dia dapat dari surat kabar, dia menerapkan strategi 'limit' untuk trading jangka pendek. Yaitu mengalihkan keuntungan 10-15% ke saham lain yang lebih murah.

Portofolionya berkembang dari sekitar Rp90 juta (awal 2017) menjadi Rp140 juta (setahun kemudian), sebagian dananya digunakan untuk biaya kuliah adiknya.

4. Marianus (Bos Jagung Manis)

Marianus Nuban adalah contoh mantan Satpam yang banting setir ke sektor agribisnis. Dari pekerjaannya sebagai Satpam, pria asal Lembata, NTT, ini kemudian menjadi pengusaha jagung manis merek Fantastic dengan omzet miliaran.

BACA JUGA:Tahun 2025, Kasus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Kota Batu Naik sampai 37 Persen

Ia mengembangkan model kemitraan gerobak dorong sejak 2015. Menawarkan paket lengkap termasuk gerobak, peralatan, dan bahan baku. Targetnya bisa mencapai ribuan gerobak hingga tahun 2020.

Meski persaingan ketat, Jagung Manis Fantastic berhasil menjadi market leader di segmen jagung manis dengan inovasi-inovasi untuk mempertahankan posisinya.

Usahanya tidak hanya sukses secara finansial, tetapi juga menyerap ratusan tenaga kerja dan memberikan berkah bagi banyak orang. Terutama anak muda NTT, untuk menjadi wirausahawan mandiri.

BACA JUGA:Gangguan Kamtibmas di Kota Malang Anjlok 41,71 Persen sepanjang 2025

Tags :
Kategori :

Terkait