“Kami bangga bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar, itu bikin kami semakin semangat untuk berkarya,” ujar Imelda.
Selain itu, kolaborasi juga terjalin dengan institusi internasional seperti NTNU dan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Menurut Imeda, hal ini membuat mereka bisa terus mengembangkan dan mengahdirkan fitur-fitur baru. Meski begitu, pengembangan proyek ini juga tak lepas dari sederet tantangan. “Tidak semua orang paham soal teknologi ini, jadi kami harus rajin-rajin edukasi lewat sosialisasi di sekolah dan workshop,” tambahnya lagi.
Terakhir, tim DARI memiliki harapan besar untuk masa depan proyek ini. Salah satunya mampu menjadi pionir di bidang edukasi metaverse di Indonesia. (*)