1 tahun disway

Hua Yi CLC Malang Gelar Festival Budaya Cap Gomeh Dirangkai Bedah Buku Dahlan Iskan, Buka Booth Halal-Nonhalal

Hua Yi CLC Malang Gelar Festival Budaya Cap Gomeh Dirangkai Bedah Buku Dahlan Iskan, Buka Booth Halal-Nonhalal

-hua ind--

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Hua Yi Chinese Learning Center (CLC) Kota Malang menggelar acara istimewa untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Festival Budaya Cap Gomeh mungkin umum untuk merayakan Imlek. Namun, dirangkai dengan bedah buku Teladan dari Tiongkok dengan menghadirkan penulisnya, Dahlan Iskan, sebagai narasumber, inilah yang berbeda.

Usai bedah buku, Dahlan Iskan yang juga founder Disway mendapat kehormatan membuka Festival Budaya Cap Gomeh. Bedah buku digelar di Aula Hua Ind, Jl Simpang Borobudur 1, Blimbing, Kota Malang, Selasa, 3 Maret 2026. Dimulai sekitar pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Hua Yi Chinese Learning Center (CLC) adalah bagian dari Hua Ind (Tionghoa Indonesia) atau Kosayu, sebutan bagi SMAK Kolese Santo Yusup Malang, salah satu SMA Katolik swasta terfavorit di Malang. Hua Ind didirikan pada 4 Januari 1954, sekolah ini dikelola oleh kongregasi imam CDD. Terkenal dengan disiplin tinggi, prestasi akademik/non-akademik, serta keragaman siswa dari seluruh Indonesia.

BACA JUGA:Imlek 2577 di Malang Dirayakan 4 Hari, Eng An Kiong Hadirkan Ritual Sakral dan Festival Budaya, Cek Tanggalnya

Sekitar 800 SMA Kolase Santo Yusup juga akan menjadi audiens acara bedah buku karya Dahlan Iskan besok. Lantas, apa alasan memilih buku karya Dahlan Iskan dan menghadirkan langsung sang penulis?

“Karena Pak Dahlan adalah orang yang melihat dan mengalami sendiri bagaimana kemajuan di Tiongkok. Kemudian beliau menuliskan buku Teladan dari Tiongkok untuk belajar dari semangat Tiongkok,” kata Amelia, ketua Hua Yì CLC sekaligus ketua panitia acara, kepada Disway Malang, Senin (2/3/2026).

BACA JUGA:Tanpa Barongsay, Imlek di Kota Batu Dilaksanakan Sederhana namun Khidmat

Amelia menjelaskan, Festival Budaya Cap Go Meh ini bagian dari rangkaian perayaan ke-75 Hua Ind. Adapun latar belakang CLC menggelar acara ini karena menyandang nama Hua Ind alias Tionghoa Indonesia.

“Dan, meneruskan semangat para pendahulu, perayaan ini mau mengobarkan kembali semangat kerja sama dan toleransi dalam kehidupan bersama,” jelas Amelia bersemangat.

Dalam acara itu, pihaknya mengundang seluruh elemen masyarakat mulai komunitas-komunitas Tionghoa, tokoh-tokoh masyarakat, dan anak-anak didik. Sebuah acara yang mencerminkan keberagaman. Acara ini gratis untuk umum.

BACA JUGA:Hari Ini Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Menag: Semoga Tahun ini Membawa Kedamaian dan Kesejahteraan

“Saat ini kami fokus pada cara ini, ke depan kami berkomitmen untuk memberikan yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Sediakan 10 Booth Makanan Halal dan 4 Nonhalal

Adapun Festival Cap Gomeh di Hua Ind besok berfokus pada akar budaya Chinese. Ada sederet penampilan budaya. Juga terdapat booth makanan khas Chinese, acara yang tak boleh ketinggalan dalam Festival Cap Gomeh. Semua gratis! Acara juga terbuka untuk umum termasuk umat muslim. 

Namun harus diperhatikan yang mau mampir booth makanan untuk berbuka puasa. Karena acaranya memang digelar bertepatan dengan jam buka puasa bagi umat muslim. Panitia menyediakan booth makanan halal dan nonhalal.

Sumber: