1 tahun disway

Bukan Sekadar Manis, Ini Kue Khas Imlek yang Selalu Hadir saat Keluarga Berkumpul

Bukan Sekadar Manis, Ini Kue Khas Imlek yang Selalu Hadir saat Keluarga Berkumpul

Kue khas hari imlek--

Onde wijen berbentuk bulat dan dilapisi biji wijen ini juga sering hadir dalam sajian Imlek. Bentuk bulat melambangkan keutuhan dan kebersamaan keluarga, sementara warna keemasan dari wijen dimaknai sebagai simbol kekayaan dan kelimpahan rezeki.

Kue Lobak (Lo Bak Go), Harapan Keberuntungan


--

Meski rasanya gurih, kue lobak atau lo bak go tetap menjadi favorit saat Imlek. Dalam dialek tertentu, lobak memiliki pengucapan yang diasosiasikan dengan makna keberuntungan. Hidangan ini melambangkan nasib baik dan kelancaran hidup di tahun yang baru.

BACA JUGA:Kabupaten Malang Dapat Dukungan Program Replanting-Hilirisasi Produksi Kelapa dari Kementan RI

Manisan Delapan Rasa, Doa Lengkap untuk Tahun Baru

Manisan Imlek biasanya disajikan dalam kotak dengan delapan sekat berisi aneka manisan buah atau kacang. Angka delapan dipercaya sebagai angka keberuntungan dalam budaya Tionghoa.

Setiap manisan merepresentasikan doa berbeda, mulai dari kesehatan, kebahagiaan, umur panjang, hingga rezeki yang berlimpah.

Tradisi menyajikan kue khas Imlek tidak hanya tentang rasa manis, tetapi juga tentang nilai kebersamaan dan harapan baik. Kue-kue ini menjadi simbol doa agar keluarga tetap harmonis, sehat, dan sejahtera sepanjang tahun.

BACA JUGA:Prabowo Kumpulkan Pimpinan 16 Ormas Islam, Bahas Partisipasi RI di Dewan yang Digagas AS terkait Palestina

Tak heran jika hingga kini, kue khas Imlek masih selalu hadir di tengah keluarga, menjadi pengikat tradisi lintas generasi yang tetap relevan dari tahun ke tahun. 

Sumber: