Dinkes Pastikan Tak Ada Kasus Cacingan di Kota Malang, Imbau Orang Tua Perkuat Pencegahan
Ilustrasi seorang anak cacingan--
BLIMBING, DISWAYMALANG.ID– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus kecacingan di wilayah setempat. Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, menanggapi informasi meninggalnya seorang anak akibat cacing pita.
“Kalau di Kota Malang sampai saat ini masih tidak ditemukan adanya kasus kecacingan. Meski begitu, kami tetap melakukan langkah-langkah pencegahan,” ujar Husnul, Kamis (21/8).
Menurutnya, program pencegahan kecacingan rutin dijalankan, terutama melalui pemberian obat cacing bagi anak usia prasekolah, TK, hingga SD. Kegiatan ini terakhir dilaksanakan pada Mei 2025 lalu. Dinkes juga berkoordinasi lintas sektor untuk melakukan surveilans aktif, edukasi, serta pemantauan kesehatan masyarakat.
“Baru ada laporan sekitar lima kasus, tapi itu bukan kejadian luar biasa. Untuk mengantisipasi, Puskesmas bersama Posyandu di tiap RW terus melakukan sosialisasi dan pembagian obat pencegahan,” tambahnya.
BACA JUGA:Anak-anak MDC Surabaya Belajar Budaya Jawa di Kampung Budaya Polowijen
Kecacingan merupakan penyakit infeksi akibat parasit usus, seperti cacing gelang, tambang, dan cambuk. Penularan biasanya karena kebersihan yang buruk, misalnya tidak mencuci tangan, tidak memakai alas kaki, atau mengonsumsi makanan terkontaminasi.
Meski sering dianggap sepele, kecacingan dapat menurunkan daya tahan tubuh, menghambat tumbuh kembang, mengurangi konsentrasi belajar, hingga menyebabkan anemia dan gizi buruk. Karena itu, Kementerian Kesehatan menjadikan pencegahan kecacingan sebagai program prioritas nasional, terutama di wilayah padat penduduk.
BACA JUGA:Mobile Legends Tetap Jadi Raja Game Online Indonesia 2025 Meski Jumlah Pemain Menurun
Husnul menegaskan pihaknya terus mengintensifkan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Beberapa langkah yang ditekankan antara lain:
• Membiasakan anak mencuci tangan pakai sabun sebelum makan dan setelah dari kamar mandi.
• Menggunakan alas kaki agar terhindar dari penularan melalui tanah yang terkontaminasi.
• Menjaga kebersihan jamban keluarga.
• Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
Sumber:
