Spirit '80-an di Galeri Raos: Ajang Reuni dan Perhelatan Karya 13 Perupa Jatim

Spirit '80-an di Galeri Raos: Ajang Reuni dan Perhelatan Karya 13 Perupa Jatim

Setyoko inspirator dari pameran, mereka berkumpul dwngan semangat '80an yang mwmulai seni modern-panca rp-

BATU, DISWAYMALANG.ID — Dunia seni rupa Jawa Timur kembali berputar melalui sebuah perhelatan sarat memori dan kedalaman estetika. Bertempat di Galeri Raos, Kota Batu, pameran seni rupa bertajuk "Semangat Persahabatan Jawa Timur, Perupa Anno '80an" resmi digelar 7-14 Nopember. Pameran ini tidak sekadar menampilkan karya visual dari para perupa kawakan, melainkan menjadi wadah temu kangen, refleksi perjalanan panjang, serta perwujudan solidaritas para empu seni lukis modern yang merentang dari era 1980-an hingga hari ini.

BACA JUGA: Pameran Amor Fati, Menyelami Takdir Melalui Estetika Tiga Perupa Senior di Galeri Raos Kota Batu

​Inspirator pameran yang juga perupa senior asal Sidoarjo, Setyoko, mengungkapkan bahwa pameran ini diperlukan dari persahabatan panjang dan semangat kerja bersama lintas wilayah. Menurutnya, perjalanan seni rupa di suatu wilayah akan selalu hidup apabila ditopang oleh gerakan kultural yang konsisten. Baik secara kolektif maupun individu.

​”Pada tahun 1980-an, saya masih ingat betul bagaimana dinamika aktivitas seni rupa di Surabaya, Malang, Batu, hingga Jawa Timur pada umumnya berada dalam masa yang sangat dinamis, baik dalam wacana maupun eksplorasi visual,” ujar Setyoko saat ditemui di Galeri Raos, Kota Batu, Sabtu (7/11/2026).


Beberapa karya yang dipamerkan di galeri Raos Kota Batu-panca rp-

​Membaca Kembali Bara Estetika Timur

​Dalam catatan pengantarnya, perupa sekaligus pengamat seni Slamet Hendro Kusumo menyoroti bagaimana pameran ini mencerna arus digitalisasi global di bawah bayang-bayang teknologi dan kecerdasan buatan atau AI. Di tengah mencakup panjang mengenai komodifikasi seni dan gempuran budaya massa, kelompok kecil perupa '80-an ini memilih untuk tetap berdiri sebagai individu yang inklusif terhadap kritik dan perubahan zaman tanpa kehilangan identitas.

​Mereka memandang teknologi sebatas piranti pembantu, sementara esensi kekaryaan dan "Bara Estetika" tetap dipertaruhkan di tengah derasnya arus modernitas. Keragaman corak dan teknik yang tersaji di Galeri Raos merekam berbagai peristiwa sosial, mitos, hingga pergulatan batin manusia kontemporer.

​Merajut Jaringan Lintas Kota hingga Mancanegara

​Pameran persahabatan ini melibatkan 13 perrupa pilihan yang lahir atau memiliki akar kuat di Jawa Timur, namun kini berdomisili di berbagai kota hingga luar negeri. Jaringan kekerabatan ini terajut erat dari berbagai simpul wilayah:

​Kota Batu: Slamet Denkus, Koeboe Sarawan, dan Hendung.

Malang: Yon Wahyono.

​Surabaya: Setyoko, Amdo Brada, dan Beni.

​Tulungagung: Lurali dan Yoyok Siswoyo.

Ngawi: Tiyok Susetyo.

​Cimahi/Bandung: Abdus Salam (perupa berdarah Madura yang bermukim di Bandung).

​Sumenep (Madura): Tamar Saraseh.

​New York (Amerika Serikat): Jokowtre, perrupa asal Indonesia yang tetap aktif berkarya di negeri Paman Sam.

​Pemilihan Kota Batu dan Galeri Raos sebagai lokasi pameran bukan tanpa alasan. Suasana yang sejuk dan kondusif dinilai pas untuk merayakan napak tilas kebersamaan para perrupa yang telah melintasi malang selama puluhan tahun.

BACA JUGA: Pameran Jajah Ranja di Galeri Raos Batu, 34 Mahasiswa UB Ekspresikan Mimpi Masa Kecil

​Visi ke Depan: Menyalakan Inspirasi Generasi Baru

​Meski para pesertanya sudah berada di usia senior, semangat berkarya mereka sama sekali tidak surut. Setyoko menegaskan bahwa pameran ini adalah wujud syukur atas konsistensi persahabatan di jalur kesenian.

​Setelah sukses manggung di Kota Batu, para perrupa ini telah memperluas jangkauan jangka panjang untuk memperluas jangkauan pameran ke kota-kota besar lain seperti Jakarta, Bali, atau bahkan memanggungkan karya ke Galeri Nasional Indonesia pada tahun depan. Harapannya, lingkaran kecil ini dapat terus berkembang dan yang paling utama mampu menjadi sumber inspirasi bagi generasi baru perupa Indonesia.

Sumber: