Dosen UB Gandeng Diskominfo Kabupaten Malang Kembangkan AI untuk Pemerintahan
Statistika UB berkolaborasi dengan Diskominfo Kabupaten Malang mengembangkan AI untuk mendukung pemerintahan berbasis data. -FSTem UB--
MALANG, DISWAYMALANG.ID – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai didorong untuk mendukung tata kelola pemerintahan berbasis data. Departemen Statistika Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang untuk mengembangkan penerapan teknologi tersebut.
Kolaborasi melalui program Dosen Berkarya itu berlangsung pada Senin (19/10/2026). Kegiatan dipimpin Dr Evellin Dewi Lusiana SSi MSi bersama Suci Satri Satiti MT, Kepala Bidang Data dan Statistik Diskominfo Kabupaten Malang.
Pertemuan tersebut membahas kebutuhan dan tantangan pemerintah daerah dalam memanfaatkan Big Data dan Machine Learning untuk mendukung proses analisis serta pengambilan kebijakan. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat penerapan Smart Governance atau tata kelola pemerintahan cerdas.
AI Buka Peluang Analisis Data Gambar
Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan itu adalah perlunya memperluas pemanfaatan analitik data di lingkungan pemerintah daerah. Pengolahan Big Data selama ini masih banyak diarahkan pada data berbentuk teks, padahal data tidak terstruktur seperti gambar atau citra juga menyimpan informasi yang berpotensi dimanfaatkan.
Analisis citra dapat dikembangkan untuk membantu pemantauan kondisi infrastruktur, pengamatan lingkungan, hingga penyediaan informasi bagi perencanaan pembangunan daerah. Dengan sumber data yang lebih beragam, pemerintah berpeluang memperoleh gambaran kondisi lapangan secara lebih komprehensif.
Pemanfaatan teknologi tersebut juga dapat mendukung penyusunan kebijakan berbasis bukti atau evidence-based policy. Artinya, keputusan pemerintah tidak hanya bertumpu pada asumsi, tetapi turut mempertimbangkan hasil analisis data yang relevan.
Kenalkan Ensemble Learning dan Deep Learning
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, tim dosen Departemen Statistika UB memperkenalkan pendekatan Ensemble Learning dan Deep Learning. Keduanya merupakan metode dalam pengembangan kecerdasan buatan yang dapat digunakan untuk mengolah data kompleks.
Ensemble Learning menggabungkan hasil dari beberapa model pembelajaran mesin untuk menghasilkan prediksi atau klasifikasi. Sementara itu, Deep Learning menggunakan jaringan saraf berlapis untuk mempelajari pola dalam data, termasuk gambar dan citra.
Kedua pendekatan tersebut berpotensi mendukung klasifikasi, prediksi, serta identifikasi pola yang dibutuhkan dalam analisis data pemerintahan. Penerapannya tetap perlu disesuaikan dengan karakteristik data, kebutuhan instansi, dan tujuan penggunaan.
Kolaborasi Statistika UB dan Diskominfo Kabupaten Malang juga menghasilkan handbook mengenai penerapan Ensemble Learning dan Deep Learning untuk Smart Governance. Dokumen tersebut disiapkan sebagai referensi awal bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas analisis data dan menjajaki penerapan AI sesuai kebutuhan operasional.
Dukung Transformasi Digital dan Target SDGs
Kerja sama ini juga berkaitan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Pengembangan inovasi analitik berbasis AI sejalan dengan SDG 9, yang mendorong pembangunan industri, inovasi, dan infrastruktur.
Sumber:









