Hari Mol 23 Oktober 2026, Ini Sejarah dan Inovasi Kimia di Malang Raya
Hari Mol 23 Oktober 2026, konteksnya dengan Malang Raya. -Ilustrasi: AI--
MALANG, DISWAYMALANG.ID - Setiap 23 Oktober, dunia sains memperingati Hari Mol atau Mole Day. Peringatan ini mengajak pelajar, guru, mahasiswa, dan masyarakat mengenal kimia dengan cara yang lebih menyenangkan.
Hari Mol bukan hari peringatan resmi yang ditetapkan pemerintah. Perayaan ini tumbuh dari komunitas pendidikan kimia, terutama untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap sains.
Tanggal 23 Oktober dipilih karena penulisannya dalam format bulan dan tanggal, 10/23, mengacu pada angka 10 pangkat 23. Sementara itu, jam perayaannya berlangsung mulai pukul 06.02 hingga 18.02.
Angka dan waktu tersebut merujuk pada bilangan Avogadro, yang dalam pembelajaran kimia kerap ditulis sekitar 6,02 × 10²³. Bilangan ini menunjukkan jumlah entitas dasar dalam satu mol zat.
Entitas tersebut dapat berupa atom, molekul, ion, atau partikel lain, bergantung pada zat yang dibahas. Dalam Sistem Internasional, satu mol mengandung tepat 6,02214076 × 10²³ entitas dasar.
Dengan kata lain, mol merupakan satuan untuk menyatakan jumlah zat. Konsep ini membantu ahli kimia menghubungkan partikel yang sangat kecil dengan jumlah zat yang dapat diukur di laboratorium.
Sejarah Hari Mol, Berawal dari Artikel Majalah
Gagasan Hari Mol berawal dari sebuah artikel di majalah The Science Teacher pada awal 1980-an. Artikel tersebut menginspirasi munculnya gagasan untuk memperingati kimia melalui hari khusus.
Gagasan itu kemudian berkembang menjadi gerakan pendidikan. Pada 15 Mei 1991, Maurice Oehler mendirikan National Mole Day Foundation (NMDF) di Amerika Serikat.
Organisasi tersebut bertujuan menumbuhkan antusiasme terhadap kimia, terutama di kalangan pelajar. NMDF kemudian mendorong sekolah dan komunitas sains merayakan Hari Mol melalui eksperimen, kuis, permainan, karya kreatif, serta kegiatan pembelajaran.
Peringatan ini berkembang di sejumlah negara. Bentuk kegiatannya tidak harus berupa eksperimen rumit. Guru dapat mengenalkan konsep mol melalui perhitungan sederhana, demonstrasi laboratorium, atau permainan yang membantu siswa memahami jumlah partikel dalam suatu zat.
Tema Hari Mol 2026: NMDF Molar Cup
National Mole Day Foundation mengumumkan tema Hari Mol 2026, yakni NMDF Molar Cup (Piala Molar NMDF). Tema ini tercantum di situs resmi organisasi tersebut.
NMDF juga menyediakan tema tahunan untuk mendorong kegiatan kreatif dalam pembelajaran kimia. Namun, tema yang diumumkan organisasi tersebut tidak otomatis menjadi tema resmi seluruh perayaan Hari Mol di berbagai negara.
Di sekolah, tema ini dapat menjadi inspirasi untuk membuat kuis, kompetisi eksperimen yang aman, tantangan perhitungan kimia, atau permainan edukatif. Kegiatan semacam itu dapat membantu siswa memahami bahwa kimia tidak hanya berisi rumus dan hafalan.
Hari Mol juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa konsep kimia digunakan dalam banyak bidang, mulai dari pengolahan pangan, farmasi, energi, pertanian, hingga pengendalian pencemaran lingkungan.
Dari Lab, Kimia di Malang Raya Sentuh Kehidupan Warga
Sumber: diolah dari berbagai sumber










