Hutan Pinus di Sumberejo Kota Batu Terbakar, 0,5 Hektare Hangus
Petugas sedang memadamkan api kebakaran hutan Pinus 0,5 Hektare di Sumberejo Kota Batu -ist-BPBD Kota Batu
BATU, DISWAYMALANG.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kota Batu. Kali ini, kebakaran melanda hutan produksi yang ditumbuhi pohon pinus di Petak 5D RPH Punten, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Selasa, 20 Oktober 2026.
Kebakaran diduga dipicu sisa pembakaran serasah yang ditinggalkan sebelum benar-benar padam. Kondisi cuaca panas dengan suhu mencapai 32°C pada siang hari turut meningkatkan risiko api merambat ke vegetasi di sekitarnya.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 11.45 WIB. Api menghanguskan area hutan pinus seluas kurang lebih 0,5 hektare.
Bara dari pembakaran serasah yang belum sepenuhnya padam diduga merambat ke vegetasi hutan. Api kemudian membakar kawasan hutan produksi di lokasi tersebut.
Tim Gabungan Padamkan Api
Begitu menerima laporan, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat dan penanganan kebakaran. Petugas memadamkan api secara manual dengan membuat sekat bakar untuk menghentikan perambatan api.

Nampak para petugas dan relawan beristirahat usai padamkan api-ist-BPBD Kota Batu. -ist
Proses penanganan dilanjutkan dengan pendinginan (cooling down) dan penyisiran area. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara tersisa yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Penanganan melibatkan sejumlah unsur, yakni Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Batu dan relawan BPBD, Perhutani, perangkat Desa Sumberejo, Kelompok Tani Hutan (KTH) Hijau Lestari, Agen Informasi Bencana Provinsi Jawa Timur, serta warga setempat.
Berkat koordinasi petugas dan warga, kobaran api berhasil dikendalikan. Kebakaran tidak meluas ke area hutan produksi lainnya. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Setelah api padam, petugas tetap menyisir kawasan terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
BPBD Imbau Warga Tidak Membakar Serasah Sembarangan
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi karhutla. BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat agar tidak membakar serasah atau sampah secara sembarangan, terutama di sekitar kawasan hutan.
Jika pembakaran limbah pertanian atau sampah tidak dapat dihindari, masyarakat diminta mengawasi prosesnya hingga api benar-benar padam. Lokasi pembakaran tidak boleh ditinggalkan selama masih terdapat bara.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan pembakaran. Pembakaran sebaiknya dihindari saat cuaca kering dan angin kencang karena api lebih mudah merambat.
Warga yang melihat kepulan asap atau titik api di sekitar kawasan hutan diminta segera melapor kepada petugas atau pihak berwenang. Pelaporan sejak dini diharapkan mempercepat penanganan dan mencegah kebakaran meluas.
Sumber:










