Cuaca Gunung Semeru hingga Bromo 20 Oktober 2026, Pendakian Arjuno-Welirang Masih Ditutup
Ilustrasi cuaca cerah di Welirang namun diwarnai kebakaran hutan dan lahan (karhutla). -ist--
MALANG, DISWAYMALANG.ID – Cuaca di sejumlah gunung di Jawa Timur pada Selasa, 20 Oktober 2026, diprakirakan berubah dari cerah atau sedikit berawan pada pagi hari menjadi hujan rintik-rintik pada sore hingga malam. Kondisi ini perlu diperhatikan pendaki
Selain cuaca pegunungan, Perairan Malang juga berpotensi mengalami gelombang setinggi 2,5 meter. Sementara itu, tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem aktif untuk wilayah Provinsi Jatim pada 20 Oktober 2026.
Meski demikian, pendaki dan masyarakat pesisir tetap perlu memantau pembaruan resmi. Kondisi cuaca dapat berubah, sehingga rencana perjalanan sebaiknya menyesuaikan informasi terbaru dari otoritas terkait.
Cuaca Gunung Semeru: Hujan Rintik-rintik hingga Malam
Gunung Semeru memiliki ketinggian 3.676 mdpl. Prakiraan cuaca Selasa, 20 Oktober 2026, menunjukkan kondisi sedikit berawan pada pukul 07.00 dan 10.00 WIB, dengan suhu masing-masing 12°C dan 17°C.
Pada pukul 13.00 WIB, cuaca diprakirakan berawan dengan suhu 21°C. Hujan rintik-rintik berpotensi terjadi mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB, dengan suhu berkisar 12–16°C.
Dari sisi aktivitas vulkanik, laporan yang dihimpun menyebut Semeru masih berstatus Level III atau Siaga. Pada pengamatan 19 Oktober pukul 18.00–23.59 WIB, tercatat 17 kali gempa letusan dengan amplitudo 12–23 milimeter. Letusan tidak terlihat secara visual karena cuaca atau kabut.
Rekomendasi pendakian: Pendakian masih ditutup. PVMBG merekomendasi larangan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak,. Angka batas keselamatan harus mengikuti pembaruan resmi karena dapat berubah sesuai perkembangan aktivitas gunung.
Cuaca Gunung Bromo: Cerah Pagi, Hujan Sore
Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.329 mdpl. Pada Selasa, 20 Oktober 2026, cuaca diprakirakan cerah pukul 07.00 dan 10.00 WIB dengan suhu 16–18°C.
Pada pukul 13.00 WIB, kondisi diperkirakan sedikit berawan dengan suhu sekitar 20°C. Hujan rintik-rintik berpotensi turun pada pukul 16.00, 19.00, dan 22.00 WIB, dengan suhu sekitar 14–18°C.
Rekomendasi pendakian: pengunjung perlu memeriksa pengumuman resmi pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sebelum berangkat. Siapkan pakaian hangat dan perlengkapan hujan. Juga, jangan menganggap prakiraan cerah pagi sebagai jaminan cuaca tetap baik sampai sore.
Gunung Arjuno: Suhu 11–21°C, Jalur Pendakian Ditutup
Gunung Arjuno memiliki ketinggian 3.339 mdpl. Prakiraan cuaca menunjukkan langit cerah pada pukul 07.00, 10.00, dan 13.00 WIB, dengan suhu 11–21°C. Hujan rintik-rintik diprakirakan terjadi pada pukul 16.00 dan 19.00 WIB, sebelum kondisi berawan pada pukul 22.00 WIB.
Namun, faktor utama yang harus diperhatikan bukan hanya cuaca. Seluruh jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara mulai 17 Oktober 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan Tahura Raden Soerjo. Penutupan ini diumumkan pengelola untuk mendukung pemadaman dan menjaga keselamatan pengunjung.
Rekomendasi pendakian: Masih ditutup karena adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).Tunda pendakian sampai ada pengumuman resmi pembukaan kembali. Jangan mencoba memasuki jalur yang ditutup, meskipun prakiraan cuaca pada pagi hari terlihat cerah.
Gunung Welirang: Cerah hingga Berawan
Gunung Welirang memiliki ketinggian 3.156 mdpl. Prakiraan cuaca Selasa, 20 Oktober 2026, menunjukkan langit cerah pada pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, dengan suhu 20–23°C. Pada sore hingga malam, cuaca diprakirakan berubah menjadi sedikit berawan hingga berawan, dengan suhu sekitar 17–23°C.
Rekomendasi pendakian: pendakian tetap tidak diperbolehkan selama penutupan jalur Arjuno-Welirang masih berlaku. Cuaca cerah pada sebagian waktu tidak menghilangkan risiko kebakaran hutan maupun bahaya di jalur pendakian.
Gunung Kawi-Butak: Berpotensi Hujan Mulai Siang
Gunung Kawi-Butak tercatat memiliki ketinggian 2.651 mdpl. Pada pukul 07.00 WIB, kondisi diprakirakan berawan pecah dengan suhu 14°C. Suhu meningkat menjadi 16°C pada pukul 10.00 WIB dan 18°C pada pukul 13.00 WIB.
Hujan rintik-rintik berpotensi terjadi pada pukul 13.00, 16.00, dan 19.00 WIB. Suhu malam diprakirakan turun menjadi sekitar 12°C, dengan kondisi berawan pada pukul 22.00 WIB.
Rekomendasi pendakian: pertimbangkan menunda keberangkatan jika hujan diprakirakan turun selama perjalanan. Jika pendakian diizinkan oleh pengelola, siapkan perlengkapan antiair, pakaian hangat, dan lampu penerangan. Periksa pula informasi jalur dan cuaca terkini sebelum berangkat.
Perairan Malang Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
Prakiraan BMKG Maritim untuk Perairan Malang berlaku mulai 20 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga 23 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Pada Selasa pagi, kondisi diprakirakan cerah berawan dengan suhu 26°C dan kelembapan 87 persen.
Angin bertiup dari timur dengan kecepatan 9 knot dan hembusan hingga 16 knot. Tinggi gelombang diprakirakan mencapai 2,5 meter, sedangkan arus bergerak ke barat dengan kecepatan 1,69 knot.
BMKG memberikan peringatan agar masyarakat berhati-hati terhadap gelombang tinggi dan mengikuti arahan otoritas setempat. Nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang beraktivitas di pesisir perlu memperhatikan kondisi laut sebelum berangkat.
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jawa Timur
Tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem aktif dari BMKG untuk Provinsi Jatim pada Selasa, 20 Oktober 2026. Meski begitu, kondisi tersebut bukan berarti cuaca akan selalu aman sepanjang hari atau di seluruh wilayah.
Prakiraan gunung menunjukkan peluang hujan rintik-rintik pada sore hingga malam, khususnya di Semeru, Bromo, Arjuno, dan Kawi-Butak. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan tetap perlu memeriksa pembaruan prakiraan dan peringatan resmi BMKG.
Kesimpulannya, pendaki perlu mengutamakan status aktivitas gunung dan ketentuan pengelola, bukan hanya melihat prakiraan cuaca. Semeru masih berstatus Siaga, jalur Arjuno-Welirang ditutup akibat kebakaran. Sedangkan Perairan Malang berpotensi mengalami gelombang hingga 2,5 meter.
Sumber: bmkg dan data gunung serta pvmbg










