2 tahun Disway Malang

MotoGP Mandalika 2026 Catat 157.875 Penonton, Naik 12,5 Persen

MotoGP Mandalika 2026 Catat 157.875 Penonton, Naik 12,5 Persen

MotoGP Mandalika 2026 mencatat 157.875 penonton, naik 12,5 persen, dengan potensi dampak ekonomi hampir Rp5 triliun.-Ig themandalikagp-Ig themandalikagp

LOMBOK, DISWAYMALANG.ID - MotoGP Mandalika 2026 mencatat rekor baru dengan total 157.875 penonton selama tiga hari penyelenggaraan, 9–11 Oktober 2026. Jumlah tersebut meningkat 12,5 persen dibandingkan edisi 2025 yang dihadiri 140.324 orang. Lonjakan pengunjung ini memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga sekaligus membuka peluang lebih besar bagi perekonomian lokal.

Catatan tersebut menjadi salah satu sorotan dalam evaluasi penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Dalam pembahasan podcast After Race, pengamat MotoGP Topan dan Albi menilai penyelenggaraan tahun ini menunjukkan perkembangan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meskipun sejumlah aspek masih perlu dibenahi.

Peningkatan jumlah penonton juga terjadi bersamaan dengan penampilan dua pembalap Indonesia. Veda Ega Pratama finis keenam di kelas Moto3, sedangkan Mario Suryo Aji menyelesaikan balapan Moto2 di posisi ke-20. Kehadiran mereka menjadi salah satu daya tarik bagi penonton Indonesia.

Rekor Penonton Sejak MotoGP Hadir di Mandalika

Jumlah 157.875 penonton menjadi yang tertinggi sejak Mandalika masuk kalender MotoGP pada 2022. Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada 2025.

Tingginya animo masyarakat juga terlihat dari tiket yang dinyatakan habis terjual sebelum rangkaian balapan berakhir. Capaian ini memperlihatkan bahwa daya tarik MotoGP di Indonesia masih kuat, baik bagi penggemar balap maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana Mandalika.

Menurut pembahasan dalam podcast After Race, peningkatan kualitas penyelenggaraan turut memengaruhi pengalaman penonton. Area parkir dinilai lebih tertata dibandingkan awal penyelenggaraan, sementara pengelolaan acara dan petugas di lapangan dinilai semakin profesional.

Meski demikian, persoalan lalu lintas masih menjadi pekerjaan rumah. Pengaturan arus kendaraan perlu terus ditingkatkan agar perjalanan menuju kawasan sirkuit maupun saat meninggalkan lokasi berlangsung lebih nyaman.

Dampak Ekonomi Menjangkau Berbagai Sektor

Rekor penonton berpotensi memperluas perputaran uang di sekitar Mandalika dan wilayah Nusa Tenggara Barat. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengelola sirkuit, tetapi juga sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

InJourney sebelumnya memperkirakan dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 mendekati Rp5 triliun. Sebagai pembanding, penyelenggaraan 2025 dilaporkan menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp4,96 triliun. Angka untuk 2026 tersebut merupakan proyeksi, bukan nilai final yang sudah dipastikan. 

Menurut data yang disampaikan InJourney menjelang balapan, ekosistem penyelenggaraan MotoGP juga melibatkan sekitar 3.000 tenaga kerja lokal dan 600 UMKM. Aktivitas wisatawan selama acara berpotensi memberikan tambahan pendapatan bagi pelaku usaha yang menyediakan makanan, penginapan, transportasi, hingga kebutuhan wisata lainnya. 

Perbaikan Infrastruktur Masih Dibutuhkan

Selain mengapresiasi perkembangan penyelenggaraan, pembahasan podcast After Race turut menyoroti kebutuhan peningkatan fasilitas di sekitar kawasan Mandalika. Salah satu masukan yang disampaikan adalah penerangan jalan, terutama pada sejumlah ruas yang masih terasa gelap pada malam hari.

Penerangan yang memadai penting untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan pengunjung, termasuk wisatawan yang berkendara menuju kawasan Kuta Mandalika setelah acara selesai. Perbaikan tidak cukup dilakukan hanya ketika MotoGP berlangsung, tetapi perlu menjadi bagian dari pengembangan destinasi sepanjang tahun.

Pengelolaan lalu lintas dan akses transportasi juga perlu mendapat perhatian. Sebab, peningkatan jumlah wisatawan akan lebih bermanfaat apabila diimbangi infrastruktur yang mendukung mobilitas dan pengalaman berkunjung.

Keberlanjutan MotoGP Jadi Perhatian

Rekor penonton dan potensi dampak ekonomi menjadi modal penting bagi Mandalika untuk memperkuat posisinya sebagai tuan rumah ajang internasional. Namun, manfaat jangka panjangnya juga bergantung pada kemampuan penyelenggara dan pemerintah dalam menjaga kualitas acara serta memastikan masyarakat setempat ikut merasakan hasilnya.

Sumber: yt sadryna evanalia

Berita Terkait