Cak Nur Tegaskan Program Satu Desa Satu Dokter Bukan Sekadar Slogan
Wali Kota Batu saat berdialog dengan dokter Puskemas Pembantu Torongrejo -Prokopim Kota Batu -
BATU, DISWAYMALANG.ID- Komitmen Wali Kota Batu Nurochman untuk mendekatkan layanan kesehatan hingga ke pelosok desa benar-benar diuji di lapangan. Ia turun langsung meninjau berjalannya program Unit Pelayanan Kesehatan Desa dan Kelurahan (UPKDK) di dua titik, yakni Puskesmas Pembantu (Pustu) Torongrejo dan Pustu Temas, Selasa (13/10/2026) sore
Cak Nur, sapaan akrabnya, berdialog langsung dengan tenaga medis yang bertugas, dr Tri Tiar Gumilang di Torongrejo dan dr Delly Safira Hedaputri di Temas. Ia juga menyempatkan diri menyapa satu per satu pasien yang sedang mengantre berobat, memastikan mereka mendapatkan pelayanan yang mudah, dekat, dan gratis sesuai janji program.
BACA JUGA:UMKM Kota Batu Didorong Naik Kelas, Ekspor Keripik Rp370 Juta Jadi Bukti Pembinaan
Program UPKDK sendiri merupakan wujud nyata dari visi Mbatu Sae di bawah kepemimpinan Nurochman-Heli Suyanto, melalui program unggulan "Satu Desa Satu Dokter".
Kehadiran dokter di setiap desa dan kelurahan diharapkan bisa memangkas jarak tempuh warga yang selama ini harus jauh-jauh ke puskesmas induk atau rumah sakit hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.
Cak Nur menegaskan bahwa program ini adalah strategi jangka panjang Pemkot Batu untuk pemerataan kesehatan. Menurutnya, konsepnya dibuat seefisien mungkin agar benar-benar menjangkau warga.
BACA JUGA:Gus Iqdam Bakal Hadir di Kota Batu 1 November 2026, Pemkot Siapkan Pengajian Akbar
"Di level Polindes, satu layanan bisa dimanfaatkan oleh tiga dusun sekaligus. Ini bagian dari semangat Pemkot Batu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan merata," ujarnya.
Meski programnya sudah berjalan, Cak Nur secara terbuka mengakui bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Keterbatasan jumlah tenaga kesehatan (nakes) membuat beberapa wilayah pelosok belum bisa terlayani secara maksimal dan optimal.
"Ke depan, Pemkot Batu berkomitmen menambah jumlah tenaga kesehatan sekaligus memperbaiki fasilitas pendukung di tingkat desa," tegasnya.
BACA JUGA:Kota Batu Hadapi Ancaman Alih Fungsi Lahan, Pokja Dorong Pembangunan Berbasis Alam
Ia memastikan bahwa pemerataan layanan kesehatan bukan sekadar jargon politik, melainkan komitmen berkelanjutan yang akan terus dikawal. Pemerintahannya berjanji akan menambah nakes secara bertahap agar tidak ada lagi warga Kota Batu yang kesulitan akses kesehatan.
"Kami berkomitmen menambah nakes secara bertahap agar pelayanan kesehatan benar-benar merata di seluruh penjuru Kota Batu," tandasnya.
Cak Nur juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas yang sudah ada. Ia mengajak warga untuk membiasakan pola hidup sehat dan tidak menunda pemeriksaan jika mengalami keluhan sakit.
Sumber:


