2 tahun Disway Malang

UB Gelar BICoPAM 2026, Libatkan 121 Peserta dari 39 Institusi untuk Dukung SDGs

UB Gelar BICoPAM 2026, Libatkan 121 Peserta dari 39 Institusi untuk Dukung SDGs

Pembicara utama Prof Ebenezer Bonyah PhD dari Akenten Appiah-Menka University of Skill Training and Entrepreneurial Development, Ghana. -FSTem UB--

MALANG, DISWAYMALANG.ID – Kolaborasi riset matematika lintasnegara menjadi salah satu upaya perguruan tinggi menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) mengangkat peran tersebut melalui Brawijaya International Conference on Pure and Applied Mathematics (BICoPAM) 2026.

Konferensi internasional yang berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 itu mengusung tema The Role of Mathematics in Achieving Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk berbagi hasil penelitian sekaligus membangun kolaborasi lintas institusi dan negara.

BICoPAM 2026 diselenggarakan secara hibrida, yakni melalui pertemuan langsung di Gedung MIPA Center FSTeM UB dan konferensi daring. Format tersebut memperluas kesempatan bagi peserta dari berbagai daerah dan negara untuk mengikuti forum ilmiah.


Dr Ardhasena Sopaheluwakan, Wakil Kepala Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai pembicara utama. -FSTem UB--

Libatkan 121 Peserta dari 39 Institusi

BICoPAM 2026 diikuti 121 peserta dari 39 institusi. Peserta dalam negeri berasal dari berbagai perguruan tinggi, antara lain Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Sebelas Maret, Universitas Jember, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Padjadjaran.

Sejumlah lembaga dan perguruan tinggi lain juga berpartisipasi, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Institut Teknologi Sumatera, Institut Teknologi Kalimantan, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, serta Politeknik Negeri Banjarmasin.

Partisipasi internasional turut memperluas cakupan konferensi. Sejumlah institusi yang disebut dalam penyelenggaraan ini antara lain Basque Center for Applied Mathematics di Spanyol, Nepal Sanskrit University dan Tribhuvan University di Nepal, serta Universiti Teknologi MARA dan Xiamen University Malaysia.

Konferensi ini juga menghadirkan pembicara utama dari Indonesia, Malaysia, Ghana, Taiwan, India, dan Afrika Selatan. Kehadiran para pakar tersebut memperkaya diskusi mengenai perkembangan penelitian matematika dan penerapannya dalam menjawab berbagai persoalan global.


Endah Rokhmati Merdika Putri SSi Mt PhD sebagai pembicara undangan. -FSTem UB--

Empat Bidang Utama Penelitian Matematika

BICoPAM 2026 mencakup empat bidang utama, yakni fondasi dan teori matematika murni, pemodelan dan komputasi matematika terapan, sains data dan aplikasi interdisipliner, serta pendidikan dan pembelajaran matematika.

Topik yang dibahas meliputi aljabar, teori bilangan, persamaan diferensial, pemodelan matematika, matematika komputasi, optimisasi, sains data, statistika, ilmu aktuaria, machine learning, dan teknologi pembelajaran matematika. Berbagai kajian tersebut dipresentasikan melalui sesi utama dan sesi paralel.

Matematika dalam konferensi ini tidak hanya diposisikan sebagai disiplin teoretis. Pengembangan pemodelan, analisis data, optimisasi, dan komputasi juga dapat membantu menghasilkan keputusan berbasis bukti di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, industri, hingga mitigasi risiko.

Sumber:

Berita Terkait