2 tahun Disway Malang

Melati Suci, Karya Guruh Soekarnoputra yang Punya Kisah Haru tentang Fatmawati

Melati Suci, Karya Guruh Soekarnoputra yang Punya Kisah Haru tentang Fatmawati

Melati Suci merupakan karya Guruh Soekarnoputra yang dipersembahkan untuk Fatmawati. Lagu ini sarat makna tentang kesucian dan kecintaan Indonesia.-Instagram -

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Melati Suci menjadi salah satu karya Guruh Soekarnoputra yang memiliki kisah emosional.

Lagu yang dipopulerkan Vina Panduwinata tersebut bukan sekadar karya seni, tetapi juga memiliki hubungan erat dengan sosok Fatmawati, ibunda Guruh sekaligus istri Presiden Soekarno.

Nama Guruh Soekarnoputra tercatat sebagai pencipta lagu Melati Suci. Karya tersebut kemudian dibawakan Vina Panduwinata dan menjadi salah satu lagu yang lekat dengan nuansa penghormatan, perjuangan, serta kecintaan terhadap Indonesia.

Lagu ini juga memiliki cerita khusus bagi Guruh. Dalam sebuah wawancara, ia mengungkapkan bahwa Melati Suci dipersembahkan untuk Fatmawati.

Melati sebagai Simbol Kesucian

Bunga melati menjadi pusat makna dalam karya Guruh tersebut. Dalam liriknya, melati digambarkan sebagai bunga berwarna putih, harum, dan tumbuh indah.

Bagi Guruh, karakter bunga melati memiliki makna yang sesuai dengan sosok yang ingin ia gambarkan. Melati dianggapnya sebagai simbol kemuliaan, budi luhur, dan kesucian.

Pemilihan melati juga tidak terlepas dari kedudukannya dalam budaya Indonesia. Bunga tersebut dikenal luas dan digunakan dalam berbagai tradisi masyarakat Nusantara.

Melalui lagu itu, Guruh mengolah simbol tersebut menjadi sebuah karya musik yang sarat dengan pesan penghormatan.

Lagu yang Dipersembahkan untuk Fatmawati

Guruh pernah menceritakan bahwa Melati Suci secara khusus ia ciptakan untuk Fatmawati.

Saat itu, Guruh tengah mempersiapkan sebuah pergelaran seni. Ia bahkan sempat menyampaikan kepada sang ibu bahwa dirinya telah menciptakan lagu berjudul Melati Suci dan berharap Fatmawati dapat menyaksikan karya tersebut.

Namun, harapan itu tidak terwujud.

Fatmawati meninggal dunia pada 1980 ketika berada di Kuala Lumpur dalam perjalanan pulang dari umrah. Guruh kemudian menyadari bahwa sang ibu tidak sempat mendengarkan lagu yang dipersembahkannya tersebut.

Meski demikian, Guruh merasa bersyukur karena sempat memberitahu Fatmawati mengenai lagu yang dibuat khusus untuknya.

Dari Melati hingga Pahlawan Bangsa

Lirik Melati Suci tidak hanya berbicara mengenai bunga. Di dalamnya terdapat gambaran tentang pahlawan bangsa dan Indonesia.

Melati digambarkan sebagai sesuatu yang dipersembahkan bagi pahlawan bangsa dan menjadi bagian dari perjalanan Indonesia. Penggambaran tersebut membuat lagu memiliki nuansa nasionalisme yang kuat.

Sumber: