BYD M6 DM Lebih Irit, Tapi Selisih Harga Bikin Hitungannya Tak Sesederhana Itu
BYD M6 DM unggul dalam simulasi biaya energi, tetapi selisih harga dengan Veloz Hybrid membuat hitungan balik modal perlu diperhatikan.-Yt Radja Autocare-Yt Radja Autocare
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - BYD M6 DM terlihat unggul dalam simulasi biaya energi ketika dibandingkan dengan Toyota Veloz Hybrid dan Toyota Innova Zenix Hybrid. Namun, biaya energi yang lebih rendah tidak otomatis membuat selisih harga pembelian langsung tertutup dalam waktu singkat.
Simulasi yang dibahas dalam video YouTube Radja Autocare tersebut menggunakan asumsi jarak tempuh 1.500 kilometer per bulan atau 18.000 kilometer per tahun. Harga bensin ditetapkan Rp15.950 per liter, sedangkan tarif listrik rumah tangga yang digunakan sebesar Rp1.445 per kWh.
Perlu digarisbawahi, seluruh angka tersebut merupakan dasar simulasi. Hasilnya bukan angka pasti biaya penggunaan setiap kendaraan karena kondisi perjalanan, harga energi, konsumsi aktual, serta kebiasaan pengisian baterai setiap pengguna dapat berbeda.
Perhitungan juga hanya mencakup energi berupa bensin dan listrik. Biaya servis, pajak, asuransi, bunga kredit, depresiasi, dan harga jual kembali tidak ikut diperhitungkan.
BYD M6 DM unggul dalam biaya energi
Untuk BYD M6 DM, simulasi menggunakan data pengujian perjalanan 150 kilometer dengan konsumsi listrik sekitar 13,8 kWh dan bensin sekitar 0,42 liter.
Data tersebut kemudian diproyeksikan untuk jarak 1.500 kilometer setiap bulan. Hasil perhitungannya menjadi sekitar 138 kWh listrik dan 4,2 liter bensin.
Dengan tarif listrik Rp1.445 per kWh serta harga bensin Rp15.950 per liter, total biaya energi BYD M6 DM diperkirakan sekitar Rp266 ribu per bulan.
Jika pola penggunaan tersebut konsisten selama setahun, biaya energi yang dihasilkan simulasi berada di kisaran Rp3,2 juta.
Angka ini menjadi pembeda ketika dibandingkan dengan dua model hybrid Toyota yang menggunakan bensin sebagai dasar perhitungan energi dalam simulasi.
Toyota Veloz Hybrid menggunakan asumsi konsumsi sekitar 28,9 kilometer per liter. Angka tersebut disebut berasal dari pengujian media yang dikutip Toyota.
Untuk jarak 1.500 kilometer per bulan, kebutuhan bensin diperkirakan sekitar 51,9 liter. Dengan harga bensin Rp15.950 per liter, biayanya sekitar Rp828 ribu per bulan atau Rp9,94 juta per tahun.
Sedangkan Toyota Innova Zenix Hybrid menggunakan asumsi konsumsi sekitar 21 kilometer per liter berdasarkan penggunaan nyata.
Dengan jarak yang sama, kebutuhan bensinnya sekitar 71,4 liter per bulan. Biaya bahan bakar dalam simulasi mencapai sekitar Rp1,14 juta per bulan atau Rp13,67 juta per tahun.
Selisih penghematan tidak sama dengan selisih harga
Jika hanya melihat biaya energi, BYD M6 DM memang menunjukkan angka paling rendah dalam simulasi tersebut.
Sumber: yt radja autocare

