Karhutla Gunung Butak-Kawi Tembus 1.050 Hektare, Api Meluas hingga Kabupaten Blitar
Sampai saat ini Karhutla di pegunungan Kawi masi terus berlangsung, diperkirakan 1.050 Ha hutan dan saban terbakar-ist-BPBD
MALANG, DISWAYMALANG.ID—Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan pegunungan di wilayah Jawa Timur terus meluas. Kebakaran yang awalnya terdeteksi di kawasan Gunung Butak kini menjalar ke kawasan Gunung Kawi hingga memasuki batas lintas wilayah kabupaten.
Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang Kelik Djatmiko mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil perhitungan sementara, estimasi total area hutan dan lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan telah mencapai sekitar 1.050 hektare.
Kelik menjelaskan,kobaran api terus bergerak ke arah selatan menuju area Batutulis. Tak hanya meluas di wilayah Malang, sebaran api dilaporkan telah menyeberang dan masuk ke wilayah administratif Kabupaten Blitar, tepatnya di kawasan Precet.
"Untuk area yang terbakar saat ini sudah masuk wilayah Kabupaten Blitar, tepatnya di Desa Precet. Kawasan tersebut merupakan wilayah Perhutani yang berada di bawah naungan KPH Blitar," ujar Kelik Djatmiko, Rabu (16/9/2026).

Administrator Perhutani KPH Malang, Kelik Djatmiko. -panca rp/diswaymalang.id-
Ratusan Personel dan Operasi Udara Dikerahkan
Guna menanggulangi rembetan api yang kian meluas, upaya pemadaman dilakukan secara masif melalui jalur darat maupun udara. Di jalur udara, helikopter pemadam kebakaran dikerahkan dan telah melaksanakan pemadaman dengan metode water bombing sebanyak 12 kali pengeboman air.
Sementara untuk jalur darat, pemadaman melibatkan gabungan tim pemadam, relawan, petugas Perhutani, BPBD, serta aparat TNI/Polri. Lebih dari 100 personel dikerahkan secara intensif dan disebar ke berbagai titik kritis.
Untuk menunjang efektivitas pemadaman serta mempermudah mobilitas koordinasi di lapangan, tim gabungan telah mendirikan lima posko pemadaman. Kelik memaparkan bahwa posko-posko tersebut disebar di beberapa titik strategis, yakni Posko pujon Kidul, Posko Perinci, selorejo, basecamp Panderman, Wagir
"Saat ini tim di lapangan terus bergerak maju memperkuat penanganan di titik-titik rawan, salah satunya fokus menuju Posko Selorejo," tambah Kelik.
Meskipun kondisi medan di kawasan lereng pegunungan cukup terjal dan angin berembus kencang, seluruh tim pemadam gabungan terus berupaya membuat sekat bakar.Juga, melakukan pemadaman manual (gebyok) untuk memutus pergerakan lidah api agar tidak meluas lebih jauh. Penutupan jalur pendakian dan aktivitas warga di sekitar hutan terdampak juga terus diperketat demi keselamatan bersama.
Sumber:


