2 tahun Disway Malang

Warga Kota Batu Diimbau Waspadai Angin Kencang 12-14 September 2026

Warga Kota Batu Diimbau Waspadai Angin Kencang 12-14 September 2026

Karhutla yang melanda Gunung Buthak Kota Batu beberapa Waktu lalu -Istimewa -

BATU, DISWAYMALANG.ID–Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mengeluarkan imbauan kewaspadaan tingkat tinggi kepada masyarakat. Hal ini menyusul adanya potensi angin kencang yang diperkirakan terjadi pada 12 hingga 14 September 2026, berdasarkan prakiraan cuaca resmi dari BMKG Juanda.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko mengatakan Kota Batu sebagai wilayah pegunungan cukup rentan terdampak angin kencang. Karena itu, masyarakat diminta segera melakukan langkah antisipasi agar tidak menimbulkan kerusakan maupun korban jiwa.

BACA JUGA:Ekonomi Kota Batu Ditarget Tumbuh 6,07 Persen pada 2027, UMKM hingga Pertanian Jadi Andalan

"Kondisi dinamika cuaca dari BMKG ini perlu respon cepat dari masyarakat. Kami minta warga mengamankan benda-benda ringan di luar rumah serta jangan memarkir kendaraan di bawah pohon besar, tiang listrik, atau struktur yang rawan roboh," ujar Suwoko, Minggu (13/9/2026).

 Suwoko meminta warga untuk memeriksa dan memperkuat bagian rumah yang rawan, seperti atap, genteng, dan kanopi. Selain itu, dahan pohon yang sudah lapuk juga perlu dipangkas untuk mengurangi risiko patah saat diterjang angin.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak memarkir kendaraan di bawah pohon raksasa maupun tiang reklame. Benda-benda yang mudah terbawa angin di halaman rumah juga diminta untuk diamankan terlebih dahulu.

BACA JUGA:Museum Mega Science Center dan Budaya Hadir di Batu, 617 Alat Peraga Siap Dibuka 16 September

BPBD meminta warga yang berada di luar rumah agar segera mencari tempat berlindung di bangunan yang kokoh dan menjauhi area dekat kaca jendela. 

Bagi pengendara, Suwoko mengimbau untuk segera menepi dan berhenti di tempat aman jika kondisi jalan sudah membahayakan, terutama saat jarak pandang terbatas.

Selain ancaman kerusakan fisik, BPBD juga mengingatkan potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kondisi vegetasi yang kering ditambah tiupan angin kencang dapat membuat api cepat merambat.

BACA JUGA:Hari Cokelat Internasional 13 September 2026, Menelusuri Sejarah dan Industri Cokelat di Malang Raya

"Kami tegaskan agar warga tidak membakar sampah sembarangan di musim kemarau ini karena angin kencang bisa membuat api dengan cepat merambat menjadi Karhutla," urainya.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak mendekati kabel listrik yang putus pascakejadian angin kencang. Jika terjadi keadaan darurat, warga diminta segera melapor ke call center BPBD Kota Batu.

"BPBD Kota Batu akan terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait untuk memantau perkembangan cuaca dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat," tegas Suwoko.

Sumber:

Berita Terkait