2 tahun Disway Malang

Mitsubishi New XForce HEV Bawa Mesin Khusus Hybrid, Lebih Bertenaga dan Irit

Mitsubishi New XForce HEV Bawa Mesin Khusus Hybrid, Lebih Bertenaga dan Irit

Mitsubishi New XForce HEV memakai mesin 1.600 cc Atkinson dan motor listrik 116 PS, dengan suspensi lebih nyaman serta klaim konsumsi 25 km/l.-Yt Otodriver-Yt Otodriver

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Mitsubishi New XForce HEV hadir dengan perubahan besar di balik desain XForce yang sudah dikenal. Bukan sekadar menambahkan motor listrik, SUV ini menggunakan mesin khusus hybrid 1.600 cc Atkinson Cycle, sistem penggerak elektrifikasi, serta suspensi yang dibuat lebih nyaman.

New XForce HEV menjadi varian baru dalam keluarga XForce yang tetap mempertahankan pilihan mesin bensin 1.500 cc. Pada versi bensin, Mitsubishi menggunakan mesin 4A91 dengan tenaga sekitar 104 PS.

Sementara itu, New XForce HEV memakai mesin 4A92 berkapasitas 1.600 cc dengan siklus Atkinson. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 107 PS dan torsi 134 Nm.

Tenaga tambahan berasal dari motor listrik yang mampu menghasilkan hingga 116 PS dengan torsi 255 Nm. Kombinasi tersebut membuat karakter New XForce HEV lebih kuat, terutama ketika kendaraan mulai berakselerasi.

Sistem Hybrid Jadi Pembeda Utama

Sistem penggerak New XForce HEV dapat bekerja dalam beberapa konfigurasi. Mobil bisa melaju menggunakan tenaga listrik ketika kapasitas baterai mencukupi.

Pada kondisi lain, mesin dapat berfungsi sebagai pengisi baterai melalui sistem series hybrid. Ketika membutuhkan tenaga lebih besar, mesin dan motor listrik dapat bekerja bersama dalam konfigurasi parallel hybrid.

Sistem parallel tersebut memiliki pengaturan parallel low dan parallel high untuk menyesuaikan kebutuhan kendaraan pada kecepatan berbeda. New XForce HEV juga dilengkapi motor disconnect yang memungkinkan hubungan motor listrik diputus ketika mobil melaju konstan dan tidak membutuhkan tambahan tenaga.

Baterai berkapasitas 1,1 kWh ditempatkan di bagian bawah kendaraan. Posisi tersebut membuat ground clearance New XForce HEV menjadi 212 mm, turun 10 mm dibandingkan XForce bensin yang mencapai 222 mm.

Namun, posisi baterai juga membuat center of gravity turun sekitar 20 mm. Mitsubishi menyebut kondisi tersebut membantu menjaga kestabilan dan pengendalian kendaraan.

Salah satu fitur yang cukup menonjol adalah mode Charge. Dengan mode tersebut, mesin dapat mengisi baterai hingga mendekati penuh dalam waktu kurang dari tiga menit. Ada pula mode EV yang memaksimalkan penggunaan tenaga listrik.

Suspensi Lebih Nyaman, Konsumsi Diklaim 25 Km/L

Selain sistem hybrid, Mitsubishi melakukan revisi pada setting suspensi. Perubahan ini diterapkan pada New XForce HEV sekaligus varian bermesin bensin.

Suspensi dibuat lebih lunak berdasarkan masukan konsumen. Hasilnya, New XForce HEV terasa lebih nyaman ketika melewati jalan yang tidak rata, tetapi tetap mempertahankan karakter pengendalian yang lincah.

Mode berkendara yang tersedia meliputi Normal, Wet, Gravel, Mud, dan Tarmac. Mode Tarmac mengatur karakter penyaluran tenaga, bobot setir, serta Active Yaw Control untuk membantu pengendalian di jalan aspal.

Saat dikendarai, karakter New XForce HEV juga terasa lebih halus. Ketika motor listrik bekerja, mobil dapat melaju dengan minim suara dan getaran. Perpindahan antara motor listrik dan mesin bensin juga terasa mulus.

Sumber: yt otodriver

Berita Terkait