Mitsubishi New XForce HEV Punya Mode Charge, Isi Baterai Kurang dari 3 Menit
Mitsubishi New XForce HEV memiliki mode Charge yang mengisi baterai kurang dari 3 menit, motor listrik 116 PS, dan klaim konsumsi 25 km/l.-Yt Otodriver-Yt Otodriver
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Mitsubishi New XForce HEV membawa teknologi hybrid yang tidak hanya mengandalkan perpindahan tenaga antara mesin bensin dan motor listrik. SUV terbaru Mitsubishi ini memiliki mode Charge yang memungkinkan baterai diisi hingga mendekati penuh dalam waktu kurang dari tiga menit.
Fitur tersebut menjadi salah satu pembeda New XForce HEV dibandingkan sistem hybrid pada umumnya. Mode Charge memungkinkan mesin bekerja untuk mengisi baterai ketika pengemudi membutuhkan cadangan tenaga listrik sebelum sampai ke tujuan.
Dalam kondisi tertentu, tenaga listrik tersebut dapat dimanfaatkan ketika kendaraan sudah berhenti. Misalnya, pengemudi ingin tetap menggunakan AC di dalam kabin tanpa membuat mesin bensin terus menyala.
Selain mode Charge, Mitsubishi New XForce HEV juga mempunyai mode EV. Sistem ini memungkinkan mobil memaksimalkan penggunaan tenaga listrik selama kondisi baterai masih memungkinkan.
Sistem Hybrid dengan Beberapa Mode Kerja
Teknologi hybrid pada New XForce HEV menggunakan mesin 1.600 cc berkode 4A92 dengan siklus Atkinson. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 107 PS dan torsi 134 Nm.
Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga 116 PS dengan torsi 255 Nm. Motor listrik yang memiliki torsi besar tersebut membuat karakter akselerasi New XForce HEV terasa kuat sejak awal.
Sistem penggeraknya dapat bekerja dalam beberapa konfigurasi. Ketika kondisi memungkinkan, mobil bisa bergerak menggunakan tenaga listrik. Pada kondisi lain, mesin bensin dapat berfungsi sebagai pengisi baterai melalui sistem series hybrid.
Ada pula konfigurasi parallel hybrid ketika mesin dan motor listrik bekerja bersama untuk menggerakkan kendaraan. Sistem ini memiliki pengaturan parallel low dan parallel high yang menyesuaikan kebutuhan pada kecepatan berbeda.
New XForce HEV juga dilengkapi motor disconnect. Ketika mobil melaju di jalan tol secara konstan dan tidak membutuhkan akselerasi atau deselerasi, hubungan motor listrik dapat diputus sehingga hambatan yang ditimbulkan motor dapat dikurangi.
Kombinasi sejumlah mekanisme tersebut membuat sistem hybrid Mitsubishi tidak hanya berfokus pada tenaga, tetapi juga efisiensi ketika kendaraan digunakan dalam berbagai kondisi.
Baterai 1,1 kWh dan Klaim Lebih dari 1.000 Km
New XForce HEV menggunakan baterai berkapasitas 1,1 kWh yang ditempatkan di bagian bawah kendaraan. Penempatan baterai tersebut turut menurunkan center of gravity sekitar 20 mm.
Di sisi lain, ground clearance kendaraan turun menjadi 212 mm. Angka tersebut 10 mm lebih rendah dibandingkan XForce bermesin bensin yang memiliki ground clearance 222 mm.
Meski demikian, 212 mm masih tergolong tinggi untuk sebuah SUV. Posisi baterai yang lebih rendah juga diklaim membantu kestabilan dan pengendalian.
Dari sisi konsumsi bahan bakar, pengujian internal Mitsubishi menyebut New XForce HEV mampu menempuh lebih dari 1.000 km dengan kondisi tangki penuh. Kapasitas tangkinya sendiri 42 liter, lebih kecil dibandingkan XForce bermesin bensin yang mencapai 45 liter.
Sumber: yt otodriver


