Dasco Respons Survei SMRC: Penurunan Kepercayaan ke Prabowo Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan dijadikan salah satu masukan untuk evaluas--
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Partai Gerindra merespons hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan penurunan tingkat kepercayaan dan kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan hasil survei tersebut akan dijadikan salah satu bahan evaluasi bagi pemerintah.
Pernyataan tersebut muncul setelah SMRC memaparkan hasil survei terbaru yang menunjukkan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan politik nasional mengalami penurunan dibandingkan survei sebelumnya.
Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani mengatakan persepsi memburuknya kondisi ekonomi menjadi faktor utama yang memengaruhi turunnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo.
"Persepsi publik bahwa kondisi ekonomi nasional memburuk merupakan faktor utama di balik menurunnya kepuasan terhadap kinerja pemerintahannya," ujar Deni Irvani dalam konferensi pers daring, Minggu 26 Juli 2026.
Persepsi Ekonomi Jadi Sorotan
Berdasarkan hasil survei SMRC, sebanyak 49,4 persen responden menilai kondisi ekonomi Indonesia berada dalam kategori buruk atau sangat buruk.
Sebaliknya, hanya 15,7 persen responden yang menyatakan kondisi ekonomi saat ini berada dalam kategori baik atau sangat baik.
Angka tersebut mengalami penurunan cukup tajam dibandingkan survei pada November 2025. Saat itu, sekitar 40 persen responden masih menilai kondisi ekonomi nasional berada dalam kategori baik.
Menurut Deni, hasil survei tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tercermin dalam data makro belum sepenuhnya dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai persepsi kesejahteraan masyarakat menjadi faktor penting yang memengaruhi tingkat kepuasan terhadap pemerintah.
Penilaian Politik Ikut Menurun
Tak hanya sektor ekonomi, survei SMRC juga mencatat penilaian publik terhadap kondisi politik nasional.
Sebanyak 42,8 persen responden menilai situasi politik Indonesia berada dalam kondisi buruk atau sangat buruk. Sementara hanya 13,5 persen responden yang menilai kondisi politik nasional baik atau sangat baik.
"Jadi hampir tiga kali lipat lebih banyak yang mengatakan buruk," kata Deni.
Ia menyebut tren tersebut memperlihatkan adanya konsistensi persepsi publik terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan.
Gerindra Sebut Jadi Bahan Evaluasi
Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pemerintah akan menjadikan hasil survei sebagai salah satu masukan untuk melakukan evaluasi.
Sumber: disway.id


