1 tahun disway

Jangan Diabaikan! Brain Fog Bisa Ganggu Daya Ingat dan Konsentrasi, Ini Solusinya

Jangan Diabaikan! Brain Fog Bisa Ganggu Daya Ingat dan Konsentrasi, Ini Solusinya

Ilustrasi brain fog --Global Healthy Living Foundation

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Pernah merasa sulit berkonsentrasi, mudah lupa, atau seperti berpikir lebih lambat dari biasanya? Kondisi tersebut bisa jadi merupakan brain fog atau kabut otak, istilah yang digunakan untuk menggambarkan penurunan fungsi kognitif sementara.

Meski bukan penyakit, brain fog dapat mengganggu aktivitas sehari-hari karena membuat seseorang kesulitan memproses informasi, kehilangan fokus, hingga sering lupa terhadap hal-hal sederhana.

Mengutip informasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), brain fog merupakan kumpulan gejala yang menandakan adanya gangguan kesehatan, stres berlebihan, atau ketidakseimbangan sistem di dalam tubuh.

Apa Penyebab Brain Fog?

Penyebab brain fog sangat beragam. Salah satu yang paling sering terjadi adalah kurang tidur dalam jangka waktu lama. Selain itu, stres berkepanjangan, pola makan yang tidak sehat, hingga perubahan hormon juga dapat memicu gangguan konsentrasi.

Menurut informasi dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON), kecemasan yang tinggi dan kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu kerja neurotransmiter di otak. Padahal, senyawa tersebut memiliki peran penting dalam menjaga daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan belajar.

Tak heran jika seseorang yang mengalami tekanan pekerjaan atau kurang istirahat sering merasa pikirannya "berkabut" dan sulit fokus.

Brain Fog Juga Bisa Muncul Setelah Sakit

Selain dipengaruhi gaya hidup, brain fog juga kerap dialami oleh seseorang yang sedang dalam masa pemulihan setelah mengalami infeksi atau penyakit tertentu.

Mengutip informasi dari Alomedika, kondisi tersebut berkaitan dengan proses peradangan (inflamasi) yang terjadi di dalam tubuh. Peradangan dapat memengaruhi sistem saraf pusat sehingga pemrosesan sinyal di otak menjadi lebih lambat.

Kurangnya pasokan oksigen yang optimal ke jaringan otak juga dapat menyebabkan seseorang merasa linglung, sulit berkonsentrasi, dan mengalami penurunan daya ingat sementara.

Gejala Brain Fog yang Perlu Diwaspadai

Beberapa gejala yang sering muncul antara lain:

  • Sulit berkonsentrasi.
  • Mudah lupa.
  • Sulit mengingat informasi baru.
  • Berpikir terasa lambat.
  • Sulit mengambil keputusan.
  • Mudah kehilangan fokus saat bekerja atau belajar.
  • Merasa linglung tanpa penyebab yang jelas.

Jika kondisi tersebut berlangsung terus-menerus atau semakin berat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya.

Cara Mengatasi Brain Fog

Penerapan pola hidup sehat menjadi langkah utama untuk membantu mengurangi gejala brain fog.

Tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap malam, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh dapat membantu meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak.

Menurut Universitas Gadjah Mada (UGM), pengelolaan stres melalui teknik relaksasi, meditasi, maupun latihan pernapasan juga dapat membantu mengembalikan fungsi kognitif. Selain itu, membatasi waktu penggunaan gawai atau screen time memberi kesempatan otak untuk beristirahat sehingga kemampuan fokus dapat pulih secara bertahap.

Sumber: kemkes.go.id

Berita Terkait