1 tahun disway

Petaka di Arrowhead! Pemain Swiss Diusir Wasit, Nati Bermain dengan 10 Orang

Petaka di Arrowhead! Pemain Swiss Diusir Wasit, Nati Bermain dengan 10 Orang

B Embolo pemain swis yang dihadiahi kartu merah-ist-Wikipedia

 

MALANG, DISWAYMALANG.IDKartu merah Breel Embolo menjadi titik balik pertandingan Argentina vs Swiss pada babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026. Saat skor masih sama kuat 1-1, Swiss harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain setelah Embolo diusir wasit pada menit ke-81 akibat pelanggaran keras terhadap Lionel Messi.

Insiden tersebut terjadi ketika pertandingan memasuki fase paling menentukan. Setelah sukses menyamakan kedudukan melalui gol Dan Ndoye pada menit ke-67, Swiss sebenarnya sedang berada dalam momentum positif. Namun, Kartu merah Breel Embolo membuat situasi berubah drastis dan membuka peluang lebih besar bagi Argentina untuk kembali mengambil alih jalannya pertandingan.

Dengan waktu normal yang tersisa kurang dari 10 menit, La Albiceleste langsung meningkatkan tekanan demi memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengamankan tiket menuju semifinal Piala Dunia 2026.

Pelanggaran Keras Hentikan Serangan Argentina

Insiden bermula saat Argentina melancarkan serangan balik cepat yang dipimpin Lionel Messi. Kapten La Albiceleste membawa bola melewati lini tengah dan berusaha membuka ruang menuju pertahanan Swiss.

Dalam situasi tersebut, Breel Embolo berupaya menghentikan laju Messi melalui tekel dari belakang. Namun, tekel yang dilakukan datang terlambat dan mengenai pergelangan kaki sang kapten Argentina.

Wasit yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian langsung meniup peluit tanda pelanggaran tanpa ragu.

Keputusan itu segera memicu protes dari para pemain Swiss yang meminta agar pelanggaran hanya dihukum dengan kartu kuning.

VAR Perkuat Keputusan Wasit

Untuk memastikan keputusan yang diambil, wasit melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR).

Setelah melihat tayangan ulang dari berbagai sudut kamera, wasit tetap mempertahankan keputusan awalnya.

Breel Embolo diganjar kartu merah langsung karena dianggap melakukan pelanggaran serius yang membahayakan keselamatan lawan.

Keputusan tersebut membuat Swiss kehilangan salah satu pemain andalannya pada momen yang sangat krusial.

Sementara itu, para pemain Argentina mencoba memanfaatkan situasi dengan segera meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol kemenangan.

Swiss Dipaksa Bertahan Total

Kehilangan satu pemain membuat strategi Swiss berubah sepenuhnya. Tim asuhan Murat Yakin yang sebelumnya cukup berani menyerang kini lebih fokus menjaga organisasi pertahanan.

Seluruh lini ditarik lebih dalam untuk menutup ruang yang mulai dimanfaatkan Argentina.

Di sisi lain, Lionel Scaloni merespons keunggulan jumlah pemain dengan mendorong lini tengah dan sektor sayap agar lebih agresif menekan pertahanan lawan.

Lionel Messi menjadi pusat permainan Argentina, didukung pergerakan Alexis Mac Allister, Julian Alvarez, serta pemain-pemain yang terus mencoba membongkar rapatnya pertahanan Swiss.

Argentina Berpeluang Kunci Tiket Semifinal

Hingga pertandingan memasuki menit ke-82, skor masih bertahan 1-1. Meski demikian, keunggulan jumlah pemain membuat Argentina berada dalam posisi yang lebih menguntungkan untuk menguasai jalannya laga.

Swiss diprediksi akan mengandalkan disiplin bertahan dan serangan balik cepat apabila masih ingin menjaga peluang lolos ke semifinal.

Sebaliknya, Argentina berusaha memanfaatkan momentum tersebut untuk terus menggempur pertahanan lawan sebelum pertandingan memasuki tambahan waktu.

Dengan tensi pertandingan yang semakin tinggi, duel Argentina kontra Swiss dipastikan berlangsung dramatis hingga peluit panjang dibunyikan. Setiap peluang yang tercipta pada sisa pertandingan berpotensi menjadi penentu tim mana yang berhak melangkah ke babak semifinal Piala Dunia FIFA 2026.

 
 

Sumber:

Berita Terkait