Ditolak Timnas Spanyol, Brahim Diaz Justru Jadi Otak Permainan Maroko hingga Perempat Final Piala Dunia 2026
Brahim Diaz membuktikan pilihannya membela Maroko tidak sia-sia. Gelandang Real Madrid itu tampil impresif hingga membawa Atlas Lions ke perempat final Piala Dunia 2026.-Ig brahim-Ig brahim
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Brahim Diaz mungkin menjadi salah satu pemain yang paling bersinar di Timnas Maroko pada Piala Dunia 2026. Meski langkah Atlas Lions harus terhenti di babak perempat final setelah kalah 0-2 dari Prancis, gelandang Real Madrid itu berhasil membuktikan bahwa keputusan membela Maroko merupakan titik balik dalam karier internasionalnya.
Nama Brahim Diaz menjadi perbincangan sepanjang turnamen berkat perannya sebagai motor serangan Maroko. Pemain berusia 26 tahun itu memang tidak selalu mencetak gol, tetapi kreativitasnya di lini tengah membuat permainan Atlas Lions jauh lebih variatif dibandingkan edisi Piala Dunia sebelumnya.
Perjalanan Brahim Diaz menuju panggung Piala Dunia tidak berjalan mulus. Sebelum menjadi andalan Maroko, ia sempat berharap bisa memperkuat Timnas Spanyol, negara tempat dirinya lahir dan dibesarkan.
Lama Menunggu Kesempatan dari Spanyol
Brahim lahir di Malaga, Spanyol, dari keluarga berdarah Maroko.
Sejak usia muda, ia berkembang di akademi Manchester City sebelum bergabung dengan Real Madrid pada 2019. Meski memiliki reputasi sebagai pemain bertalenta, kesempatan bermain di level senior tidak selalu datang dengan mudah.
Ia sempat dipinjamkan ke AC Milan selama tiga musim. Bersama klub Italia itu, Brahim berkembang pesat dan ikut mengantarkan Rossoneri meraih gelar Serie A musim 2021-2022.
Meski tampil konsisten di level klub dan pernah membela Spanyol di kelompok umur U-17, U-19, hingga U-21, panggilan ke tim nasional senior tak kunjung datang.
Memilih Membela Maroko
Situasi tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan karier Brahim.
Pada 2024, ia resmi memilih memperkuat Timnas Maroko, negara asal keluarganya. Keputusan itu membuka lembaran baru dalam karier internasionalnya.
Brahim menjalani debut bersama Atlas Lions pada Maret 2024 dan perlahan menjadi salah satu pemain utama di bawah arahan pelatih Maroko.
Keberadaannya memberikan dimensi baru bagi permainan tim. Maroko yang sebelumnya dikenal mengandalkan organisasi pertahanan mulai tampil lebih kreatif dalam membangun serangan.
Bersinar di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 menjadi panggung terbesar Brahim bersama Maroko.
Pada fase grup, ia beberapa kali berperan penting melalui assist dan distribusi bola yang membuka ruang bagi rekan-rekannya. Kombinasinya dengan Ismael Saibari menjadi salah satu kekuatan utama lini serang Atlas Lions.
Meski sempat mengalami penurunan performa dalam beberapa pertandingan, Brahim kembali tampil efektif pada fase gugur. Umpan-umpannya membantu Maroko melewati babak 32 besar dan melaju hingga perempat final.
Sumber: yt sea update - idn

