Perkuat Tata Kelola Kegiatan, FEB UB Gelar Workshop Penyusunan SOP Proposal dan LPJ Ormawa
-ist-FEB UB
MALANG, DISWAYMALANG.ID—Guna mewujudkan tata kelola organisasi yang lebih terarah, sistematis, dan akuntabel sepanjang tahun 2026, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) menggelar Workshop Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengajuan Proposal dan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Program Kerja Organisasi Mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Aula Gedung Utama Lantai 3 FEB UB dan dihadiri oleh perwakilan pengurus ormawa di fakultas lingkungan.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FEB UB Dr Nurul Badriyah SE ME. Dalam berbagai hal, Dr Nurul Badriyah menyampaikan bahwa workshop ini bukanlah sekedar rutinitas administratif. Namun, kompas bagi ormawa agar mampu menyusun dan menjalankan program kerja secara efektif, tepat sasaran, dan maksimal.
Momentum ini juga diharapkan menjadi ruang silaturahmi untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-organisasi mahasiswa.
Berorientasi pada Dampak dan Prestasi
Pada kesempatan yang sama, Dekan FEB UB Dr Abdul Ghofar SE MSi DBA Ak turut memberikan strategi arahan kepada para peserta. Dr Abdul Ghofar berpesan agar program-program yang dirancang oleh siswa tidak terjebak pada kegiatan yang bersifat seremonial belaka.
”Setiap kegiatan mahasiswa hendaknya mampu memberikan dampak positif yang nyata, berkolaborasi dengan dosen, serta berorientasi pada pencapaian prestasi—baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Kupas Tuntas Alur Administrasi dan Pendanaan
Masuk ke sesi inti, para peserta dibekali materi komprehensif oleh para pakar di bidangnya yang dibagi ke dalam dua sesi utama:
- Sesi Alur Perencanaan dan Pengajuan: Staf Dekan III Erie Awali Fakhri SE MBA dan Laila Masruro Pimanda SE MSEI mengupas tuntas mengenai SOP penyusunan program kerja. Materi yang dibahas meliputi tahapan perencanaan kegiatan yang matang, tata cara pengajuan proposal yang benar, hingga mekanisme birokrasi pencairan dana kegiatan.
- Sesi Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan: Sesi pamungkas diisi oleh Kepala Bagian Tata Usaha FEB UB Andy Kurniawan SE MM, bersama Kasubbag Keuangan Agus Widyatama SKom. Keduanya menekankan pentingnya akurasi dalam akuntansi LPJ keuangan, mengukur waktu pelaporan, serta menyediakan standar administrasi demi menjaga transparansi penggunaan dana publik.
Melalui workshop yang intensif ini, seluruh organisasi mahasiswa di FEB UB diharapkan dapat mengadopsi budaya kerja yang profesional dan transparan. Dengan manajemen organisasi yang sehat, ormawa FEB UB siap memberikan kontribusi nyata dalam mendongkrak reputasi dan prestasi fakultas di kancah global.(kjsm)
Sumber:

