Test Ride Indomobil Sprinto, Motor Listrik Sporty dengan Mode Boost dan Fitur Reverse yang Praktis
Indomobil Sprinto menawarkan handling ringan, mode Boost, fitur Reverse, dan posisi berkendara sporty yang cocok untuk mobilitas harian di perkotaan.-Yt iBejo Channel-Yt iBejo Channel
JEMBER, DISWAYMALANG.ID – Indomobil Sprinto menjadi salah satu motor listrik yang mulai menarik perhatian pecinta kendaraan roda dua di Indonesia. Mengusung desain bergaya sporty, motor listrik ini menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda dibandingkan model lain di lini produk Indomobil, terutama bagi pengguna yang mengutamakan kelincahan untuk mobilitas harian.
Dalam sebuah sesi test ride yang dilakukan di kawasan Jember, Jawa Timur, pengulas mencoba langsung Indomobil Sprinto untuk mengetahui karakter berkendaranya. Pengujian dilakukan di jalan perkotaan yang dipadukan dengan polisi tidur, jalan bergelombang, hingga ruas jalan yang cukup panjang untuk merasakan akselerasi motor.
Hasil impresi awal menunjukkan bahwa Sprinto memiliki karakter yang lebih ringan dan lincah dibandingkan model Tyranno, meski keduanya menyasar segmen pengguna yang berbeda.
Handling Ringan dengan Posisi Berkendara Sporty
Sejak pertama dikendarai, Sprinto memberikan kesan handling yang ringan. Motor terasa mudah diarahkan ketika bermanuver di jalan perkotaan maupun saat berbelok.
Posisi berkendaranya juga dibuat lebih sporty. Setang dan posisi kaki memberikan sensasi yang lebih menyerupai skuter konvensional sehingga mudah beradaptasi bagi pengguna yang sebelumnya menggunakan motor berbahan bakar bensin.
Bagi pengendara dengan tinggi badan sekitar 175 sentimeter, ruang kaki dinilai cukup lega sehingga tetap nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Tiga Mode Berkendara
Salah satu fitur yang ditawarkan Indomobil Sprinto adalah tiga pilihan mode berkendara, yakni Comfort, Sport, dan Boost.
Mode Comfort dirancang untuk penggunaan santai di dalam kota dengan karakter akselerasi yang lebih halus.
Sementara itu, mode Sport memberikan respons gas yang lebih cepat untuk kebutuhan berkendara yang lebih dinamis.
Adapun mode Boost menjadi pilihan ketika pengendara membutuhkan akselerasi lebih spontan, misalnya saat menyalip kendaraan lain atau berakselerasi di jalan yang lebih lengang.
Meski demikian, pengulas tidak melakukan pengujian top speed secara penuh karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan.
Fitur Reverse Permudah Parkir
Salah satu fitur yang mendapat perhatian adalah Reverse atau mode mundur.
Fitur ini membantu pengendara saat ingin mengeluarkan motor dari area parkir tanpa harus mendorong secara manual.
Cara penggunaannya cukup sederhana. Setelah mengaktifkan mode Reverse, motor dapat bergerak mundur secara perlahan dengan bantuan tuas gas.
Sumber: yt ibejo channel


