1 tahun disway

Samakan Filosofi dari Akar Rumput, David Nascimento Mulai Transformasi U-17

Samakan Filosofi dari Akar Rumput, David Nascimento Mulai Transformasi  U-17

David Nascimento Pelatih U17 PSSI-ist-Facebook

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Penunjukan David Nascimento sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-17 membawa misi besar yang melampaui sekadar kemenangan di papan skor. Pelatih asal Portugal tersebut mengusung misi krusial dari PSSI, yaitu menyamakan filosofi permainan di seluruh kelompok umur, mulai dari Timnas U-14 hingga level U-17.

Langkah ini diambil agar proses transisi pemain muda saat naik kelas ke tingkat yang lebih tinggi dapat berjalan dengan mulus tanpa kendala adaptasi taktik.

​Sebelum resmi memegang kendali Timnas U-17, Nascimento telah mendalami karakteristik sepak bola Indonesia melalui perannya sebagai kepala Akademi PSSI. Pengalaman tersebut membuatnya paham betul apa yang harus dibenahi dari talenta muda Indonesia.

BACA JUGA:Era Baru Garuda Muda: David Nascimento Resmi Pimpin Debut Timnas U-17 Kontra Malaysia

Menurutnya, keseragaman gaya bermain dari level junior adalah kunci utama keberhasilan tim nasional di masa depan, seperti yang telah sukses diterapkan oleh negara-negara raksasa sepak bola Eropa.

​"Idenya agar tim U-14 dan U-17 memainkan gaya permainan yang sama sehingga ketika mereka naik level, mereka sudah siap dengan filosofi permainan tim nasional," jelas David Nascimento menjelang laga debutnya melawan Malaysia di Stadion Manahan.

​Pendekatan visioner ini didukung penuh oleh manajemen PSSI. Direktur Teknik PSSI mengonfirmasi bahwa langkah ini merupakan bagian dari cetak biru pengembangan usia muda yang terintegrasi.

BACA JUGA:Pahlawan Tanjung Verde! Kiper Liga 2 Portugal Ini Kalah dari Argentina, tetapi Pulang sebagai Pahlawan Piala D

Dengan sistem ini, pelatih di level yang lebih tinggi tidak perlu lagi mengajarkan dasar-dasar taktik dari awal karena para pemain sudah memiliki pemahaman yang sama sejak dini.

​"Kami menunjuk David karena dia tahu bagaimana membangun sistem akademi yang berkesinambungan. Kami ingin ada benang merah taktik dari tim U-14 sampai U-17, sehingga transisi pemain berjalan alami," ungkap Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers dalam keterangannya kepada media.

​Menghadapi Malaysia U-17 jumat lalu, menjadi momentum perdana bagi Nascimento untuk melihat sejauh mana para pemain mampu menyerap cetak biru permainan yang ia inginkan. Transformasi ini jelas membutuhkan proses, namun Nascimento optimistis bahwa fondasi yang ia bangun saat ini akan menjadi fondasi yang kokoh.

BACA JUGA:Tak Hanya Lionel Messi, Kiper Tanjung Verde Jadi Bintang Tak Terduga di Piala Dunia 2026

Jika proyek penyamaan filosofi ini berjalan sukses, Indonesia tidak akan kehabisan stok pemain berbakat yang siap pakai untuk tim nasional di masa yang akan datang.

Sumber: disway.id