1 tahun disway

UB Jajaki Program Magang Internasional dan Kolaborasi Akademik ke Sariraya Jepang

UB Jajaki Program Magang Internasional dan Kolaborasi Akademik ke Sariraya Jepang

Dari Kiri ke Kanan Teguh Wahyudi, Chief Executive Officer (CEO) Sariraya Co., Ltd dan Prof Imam Santoso--Prasetyaub

LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID--Universitas Brawijaya (UB)memperluas jejaring kemitraan internasional yang berorientasi pada peningkatan kompetensi global mahasiswa melalui kunjungan akademik ke Sariraya Co., Ltd. (株式会社サリラヤ) di Nagoya, Jepang pada 29 Juni 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan internasional Universitas Brawijaya dalam memperkuat implementasi Program Prioritas Bidang Akademik. Khususnya, UB STARS, yang akan menghadirkan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar dan bekerja di lingkungan internasional mulai semester mendatang.

Dikutip dari laman resmi UB, Senin (6/7/2026), delegasi Universitas Brawijaya dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Ir Imam Santoso MP didampingi oleh para staf ahli. Pertemuan ini difokuskan pada penjajakan kerja sama strategis di bidang magang internasional, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kewirausahaan, serta mobilitas sivitas akademika.

BACA JUGA:UB Perkuat Jejaring Akademik dengan Diaspora Indonesia di Institute of Science Tokyo

Delegasi UB disambut langsung oleh Teguh Wahyudi, Chief Executive Officer (CEO) Sariraya Co Ltd yang merupakan alumni Universitas Brawijaya. Sariraya Co Ltd merupakan pioneer bisnis makanan Halal di Jepang sejak tahun 2005.

Kehadiran alumni UB yang kini memimpin salah satu perusahaan Indonesia terbesar di Jepang yang menjadi momentum istimewa dalam membangun sinergi antara almamater dengan dunia industri internasional.

Dalam sambutannya, Teguh Wahyudi menyampaikan komitmennya untuk mendukung pengembangan mahasiswa Universitas Brawijaya agar memiliki pengalaman global sebelum memasuki dunia kerja.

BACA JUGA:25 Dosen UB Ambil Peran Perkuat Pembangunan Kawasan Transmigrasi

“Sebagai alumni Universitas Brawijaya, saya merasa bangga dapat kembali berkolaborasi dengan almamater. Sariraya siap menjadi jembatan bagi mahasiswa UB untuk memperoleh pengalaman internasional melalui program magang, penelitian, maupun pengembangan kewirausahaan. Kami berharap mahasiswa tidak hanya belajar mengenai bisnis di Jepang, tetapi juga membangun pola pikir global yang akan menjadi bekal ketika kembali ke Indonesia,” ujar Teguh.

Ia menambahkan, Sariraya memiliki pengalaman panjang dalam mendampingi mahasiswa Indonesia menjalani program magang di Jepang. Oleh karena itu, perusahaan siap mendukung implementasi berbagai program internasasionalisasi UB. Termasuk program magang internasional bagi mahasiswa program sarjana (S1) dan Program Prioritas Bidang Akademik UB STARS, melalui penyediaan fasilitas, pendampingan administrasi, hingga pembimbingan selama mahasiswa berada di Jepang.

Menanggapi berbagai peluang tersebut, Prof Imam Santoso menyampaikan bahwa kerja sama dengan Sariraya sangat relevan dengan strategi internasionalisasi Universitas Brawijaya. Khususnya, melalui implementasi Program Prioritas Bidang Akademik UB STARS yang akan diperluas pada semester mendatang.

BACA JUGA:Target PT BMU di 2026: 57 Persen Pendapatan Disokong Lini Hospitality & FnB

“UB STARS dirancang untuk memberikan pengalaman belajar global yang lebih luas kepada mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir. Kerja sama dengan Sariraya menjadi salah satu langkah strategis untuk menghadirkan program internasional yang tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik, tetapi juga membentuk karakter, profesionalisme, kemampuan bahasa asing, serta jiwa kewirausahaan mahasiswa sesuai kebutuhan dunia kerja global,” ungkap Prof Imam.

Kunjungan akademik ini menjadi langkah nyata Universitas Brawijaya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang semakin berorientasi global. Melalui sinergi dengan Sariraya, UB berharap semakin banyak mahasiswa memperoleh kesempatan belajar langsung di lingkungan industri internasional sehingga mampu menjadi lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing global.

Sumber: