Redmi A7 Pro Bikin Kaget! HP Rp1 Jutaan Ini Punya UFS 2.2 & Baterai 6000 mAh
Redmi A7 Pro hadir sebagai HP Rp1 jutaan dengan baterai 6000 mAh, layar 120 Hz, dan UFS 2.2. Apakah masih worth it di 2026?-SC YouTube-SC YouTube
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Persaingan smartphone entry level kembali memanas dengan kehadiran Redmi A7 Pro yang dibanderol mulai Rp1 jutaan. Di tengah naiknya harga komponen global, perangkat ini justru hadir membawa spesifikasi yang tergolong “tidak masuk akal” di kelasnya.
Redmi A7 Pro menjadi sorotan karena menggabungkan baterai besar 6000 mAh, layar 120 Hz, hingga penyimpanan UFS 2.2 yang biasanya hanya ditemukan di kelas menengah. Xiaomi tampak berusaha mempertahankan segmen HP murah yang kini semakin langka di pasar 2026.
Kehadiran Redmi A7 Pro juga mempertegas strategi Xiaomi di segmen entry level: memberikan fitur “rasa premium” di harga terjangkau. Namun di balik itu, tetap ada kompromi yang harus diterima pengguna, terutama di sektor performa dan kamera.
Desain Sederhana tapi Terlihat Mahal
Dari sisi desain, Redmi A7 Pro hadir dengan bodi flat dan finishing plastik soft touch yang cukup rapi. Meski sederhana, tampilannya dinilai masih mampu memberikan kesan seperti smartphone di kelas Rp2–3 jutaan. Pilihan warna seperti sunset orange, palm green, hingga miss blue menjadi nilai tambah dibanding warna hitam standar.
Sensor fingerprint menyatu dengan tombol power, sementara audio jack 3,5 mm masih dipertahankan. Namun, perangkat ini belum memiliki infrared blaster. Secara keseluruhan, desainnya tetap fungsional untuk pengguna harian.
Layar 120 Hz yang Jadi Andalan
Bagian layar menjadi salah satu daya tarik utama. Redmi A7 Pro membawa panel IPS LCD 6,9 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120 Hz. Meski resolusi masih terbatas, pengalaman scrolling dan animasi terasa cukup mulus untuk kelas harga Rp1 jutaan.
Brightness yang mencapai sekitar 800 nits membuat layar masih cukup nyaman digunakan di luar ruangan. Sertifikasi Widevine L1 juga memungkinkan streaming video hingga kualitas tinggi di platform seperti YouTube.
Performa & Gaming Masih “Cukup”
Untuk dapur pacu, Redmi A7 Pro mengandalkan chipset Unisoc T7250 dengan RAM 4 GB. Secara angka, performanya berada di kategori entry level, namun masih cukup untuk aktivitas harian seperti chatting, media sosial, hingga multitasking ringan.
Dalam pengujian gaming, Mobile Legends mampu berjalan di kisaran 57 FPS, PUBG Mobile sekitar 37 FPS, dan Free Fire mendekati 58 FPS. Meski tidak dirancang untuk gaming berat, performanya masih tergolong stabil di kelasnya.
Kamera Cukup untuk Kebutuhan Harian
Sektor kamera mengandalkan sensor utama 13 MP dan kamera depan 8 MP. Hasil foto di kondisi cahaya cukup tergolong layak dengan warna yang masih natural dan detail yang memadai untuk media sosial.
Namun di kondisi low light, kualitas gambar menurun dengan noise yang cukup terlihat. Video juga terbatas di resolusi 1080p 30 fps tanpa stabilisasi, sehingga kurang ideal untuk vlogging.
Baterai Jadi Nilai Jual Utama
Salah satu keunggulan terbesar Redmi A7 Pro adalah baterai 6000 mAh yang mampu bertahan hingga dua hari pemakaian normal. Pengisian daya didukung fast charging 15 watt yang membutuhkan waktu sekitar 1 jam 45 menit untuk penuh.
Fitur lain seperti HyperOS berbasis Android 16, update software hingga 4 tahun, serta penyimpanan UFS 2.2 membuat perangkat ini terasa lebih future proof dibanding kompetitor sekelasnya.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Redmi A7 Pro bukan smartphone sempurna, tetapi menjadi salah satu opsi paling menarik di segmen HP Rp1 jutaan saat ini. Kombinasi baterai besar, layar 120 Hz, dan storage UFS menjadikannya pilihan rasional di tengah kenaikan harga perangkat mobile.(*)
Sumber: youtube




