Diduga Akibat Tekanan Kerja Berlebih, Dokter Internship Unsri Meninggal
Sederet fakta dokter internship Universitas Sriwijaya (Unsri) meninggal dunia.--Instagram @ismki_indonesia--
JAMBI, DISWAYMALANG.ID–Dokter internship dari Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) meninggal dunia saat bertugas dan memunculkan sejumlah fakta baru. Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh pihak kampus melalui akun Instagram resmi @unsri.official pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Dokter Myta Aprilia Azmy dilaporkan meninggal dunia saat menjalani tugas di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Jambi, dengan dugaan tekanan kerja yang tinggi.
"Universitas Sriwijaya turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy, salah satu putri terbaik alumni Universitas Sriwijaya," tulis pernyataan pihak kampus yang dikutip dari Disway.id pada 3 Mei 2026.
BACA JUGA:Embarkasi Surabaya Sumbang Terbanyak Jemaah Haji RI, 39 Kloter Tiba di Madinah
Kampus menyampaikan bahwa Myta berstatus sebagai dokter yang sedang mengikuti Program Internship Dokter Indonesia, yakni program nasional di bawah Kementerian Kesehatan yang mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13 Tahun 2025.
Fakta Meninggalnya Dokter Internship Unsri
Berikut sejumlah fakta terkait dr Myta Aprilia Azmy, dokter internship Unsri yang wafat dengan dugaan tekanan kerja berlebih.
1. Pernah Dirawat di RSUP Mohammad Hoesin
Pada Jumat, 1 Mei 2026, Myta dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSUP Mohammad Hoesin, Palembang, Sumatera Selatan.
Ketua Umum IKA FK Unsri Junaidi menyampaikan bahwa pihaknya masih menanti hasil investigasi dari Kementerian Kesehatan guna memastikan penyebab pasti, termasuk dugaan adanya pelanggaran.
BACA JUGA:Badan Komunikasi Pemerintah Respons Amien Rais soal Tuduhan Seskab Teddy Gay
"Informasi sementara mengarah pada dugaan infeksi paru-paru, namun kami belum dapat memastikan karena tidak terlibat langsung dalam penanganan," ujarnya dikutip disway.id.
2. Dugaan Tekanan Kerja Tinggi
Dalam surat kronologi yang dikirim kepada Menteri Kesehatan RI, IKA FK Unsri mengungkap bahwa Myta menjalani tugas di IGD tanpa hari libur selama tiga bulan.
Kondisi tersebut dinilai sebagai beban kerja berlebih dan dianggap tidak sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan terkait status dokter internship sebagai tenaga magang.
Dalam poin pertama surat tersebut disebutkan adanya beban kerja yang dinilai tidak manusiawi, yakni bertugas selama tiga bulan tanpa libur di bangsal maupun IGD, serta adanya pembiaran terhadap dokter internship yang bekerja tanpa pengawasan dokter definitif.
Sumber:




