1 tahun disway

Indeks Pembangunan Manusia Kota Batu 2025 Tembus Kategori Sangat Tinggi

Indeks Pembangunan Manusia Kota Batu 2025 Tembus Kategori Sangat Tinggi

Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si.-panca rp-

BATU, DISWAYMALANG.ID–Kota Batu terus menunjukkan taringnya dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan data terbaru tahun 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batu resmi memasuki kategori "Sangat Tinggi" dengan skor 80,35. Capaian ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 0,66 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 79,69. Demikian disampaikan oleh salah satu narasumber di Talk Show Kartini Power Run, Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Hj Ilfi Nur Diana MSi.

BACA JUGA:Ira Puspadewi Soroti Pentingnya Inovasi, Kualitas Pendidikan, dan Kepemimpinan Perempuan bagi Kemajuan Bangsa

Diungkapkanya, keberhasilan peningkatan IPM tersebut tidak lepas dari wali kota dan wakil wali kota Batu yang selalu beriringan berpikir untuk kepentingan masyarakat Batu. "Mereka ini solmet dalam bekerja dan ditunjang oleh perempuan (istri) yang cakap, cantik, dan cerdas," kata ilfi.

Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dalam mengintegrasikan tiga pilar utama pembangunan, yakni sektor kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi kerakyatan.

BACA JUGA:Filosofi 'Mung Tulung' dan Integritas: Kunci Sukses Dea Bakery Menebar Manfaat

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Perwosi Kota Batu bekerja sama dengan Disway Malang dan Harian Disway, rektor perempuan ini menyebutkan, ​salah satu faktor kunci di balik melesatnya IPM Kota Batu adalah pulihnya sektor pariwisata yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Pengeluaran riil per kapita warga Batu kini mencapai Rp14,80 juta. Pertumbuhan ini dinilai sebagai dampak positif dari sinergi kepemimpinan daerah yang fokus pada pemulihan ekonomi pascapandemi serta pengembangan sektor ekonomi kreatif.

BACA JUGA:Kartini Power Run 2026 Menjadi Fun Run Pertama di Kota Batu dengan Peserta Perempuan

​"Kenaikan ini membuktikan bahwa pendidikan, ekonomi, dan kesehatan kita berjalan beriringan. Di tahun 2025 ini, Kota Batu berhasil naik kelas menjadi kategori sangat tinggi," ujar pembicara dalam kegiatan silaturahmi perempuan Kota Batu, Minggu (12/4).

​Menariknya, potret IPM Kota Batu jika dilihat dari perspektif gender menunjukkan dinamika yang unik. Meskipun dari sisi ekonomi laki-laki masih mendominasi sektor pekerjaan formal dan ekonomi kreatif, kaum perempuan di Kota Batu memegang keunggulan mutlak pada dimensi kesehatan.

​Data menunjukkan bahwa Angka Harapan Hidup (AHH) perempuan di Kota Batu mencapai 77 tahun, lebih tinggi dibandingkan rata-rata laki-laki. Secara keseluruhan, usia harapan hidup warga Kota Batu berada di angka 75,70 tahun. Hal ini mengindikasikan kualitas lingkungan dan layanan kesehatan di Kota Batu mampu mendukung kesejahteraan hidup perempuan dalam jangka panjang.

BACA JUGA:Prof Ilfi Nur Diana Paparkan Peran Penting Perempuan sebagai Pilar Pembangunan

​Pendidikan Menuju Strata-1

Di sektor pendidikan, Harapan Lama Sekolah (HLS) di Kota Batu kini mencapai 14,59 tahun. Angka ini menunjukkan bahwa rata-rata anak di Kota Batu memiliki peluang besar untuk menempuh pendidikan hingga jenjang Diploma 4 atau Strata-1.

​"Harapan kita, dengan pendidikan yang semakin tinggi, perempuan-perempuan Kota Batu tidak hanya unggul di angka harapan hidup, tetapi juga mampu mengejar ketertinggalan di sektor ekonomi formal," tambahnya.

BACA JUGA:Sesi Talk Show Kartini Power Run 2026 Bahas Peran Perempuan dari Banyak Sisi, Narsum Keren Semua, Peserta Puas

​Capaian IPM ini menempatkan Kota Batu di jajaran elite Jawa Timur, menyusul Kota Malang yang berada di posisi kedua. Dengan tren positif ini, Pemerintah Kota Batu optimistis dapat terus meningkatkan kualitas hidup warganya melalui program-program yang inklusif dan berkelanjutan.

Sumber: