1 tahun disway

Hari Menara Eiffel 31 Maret: Menilik Sejarah Ikon Paris dan 9 Spot Foto Terbaik untuk Hasil Maksimal

Hari Menara Eiffel 31 Maret: Menilik Sejarah Ikon Paris dan 9 Spot Foto Terbaik untuk Hasil Maksimal

31 Maret diperingati sebagai Hari Menara Eiffel--Pinterest

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Setiap tanggal 31 Maret, dunia memperingati Hari Menara Eiffel untuk mengenang rampungnya pembangunan salah satu keajaiban arsitektur paling terkenal di bumi. Struktur besi setinggi ratusan meter ini tidak hanya menjadi simbol romansa Kota Paris, tetapi juga bukti nyata keunggulan rekayasa teknologi pada akhir abad ke-19.

Di balik kemegahan dan popularitasnya yang mendunia saat ini, Menara Eiffel menyimpan sejarah panjang yang penuh dengan drama, penolakan, hingga ancaman pembongkaran.

Bagi para pelancong yang berencana mengunjunginya, memahami latar belakang sejarah serta mengetahui titik-titik pengambilan foto terbaik akan memberikan pengalaman berwisata yang jauh lebih berkesan.

BACA JUGA:Dua Spesies Anggrek Baru Ditemukan Balai Besar TNBTS di Lereng Gunung Semeru

BACA JUGA:Fakta Unik Warna Biru: Warna Favorit Dunia hingga Tak Semua Bahasa Punya Kata untuk Biru

Sejarah Menara Eiffel: Dari Pintu Masuk Pameran hingga Simbol Abadi

Semua bermula ketika perusahaan Eiffel et Compagnie milik arsitek Alexandre-Gustave Eiffel memenangkan kompetisi rancangan untuk Exposition Universelle atau Pameran Dunia tahun 1889.

Acara megah tersebut digelar untuk memperingati 100 tahun Revolusi Prancis. Menara ini terpilih dari 100 lebih desain yang masuk untuk berfungsi sebagai gerbang masuk utama pameran.

Ide dasarnya dicetuskan oleh dua insinyur perusahaan Eiffel, Maurice Koechlin dan Émile Nouguier, yang membayangkan sebuah tiang besar dari empat balok penopang kisi yang menyatu di bagian atas. Bagi Gustave Eiffel, bangunan ini bukan sekadar proyek komersial, melainkan sebuah ungkapan rasa terima kasih untuk merayakan sejarah Prancis.

Namun, pembangunannya tidak berjalan mulus. Gelombang protes keras datang dari kalangan seniman, penulis, dan komposer yang menganggap menara besi raksasa tersebut akan merusak keindahan klasik Kota Paris.

BACA JUGA:Mengapa Hujan Bisa Membuat Perasaan Lebih Tenang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

BACA JUGA:Hari Panda Nasional 16 Maret, Simbol Eratnya Hubungan Indonesia-Tiongkok lewat Cai Tao dan Hu Chun

Mereka bahkan mengajukan petisi resmi bernama Protestation des artistes contre la tour de Monsieur Eiffel pada Februari 1887. Untungnya, konstruksi sudah telanjur dimulai sebulan sebelumnya.

Proses pembangunan yang spektakuler ini hanya memakan waktu 2 tahun, 2 bulan, dan 5 hari hingga selesai pada 31 Maret 1889. Ironisnya, mahakarya ini awalnya hanya direncanakan berdiri selama 20 tahun sebelum akhirnya dibongkar.

Sumber: berbagai sumber