1 tahun disway

Unisma Resmi Buka Prodi Sains Lingkungan 2026, Kampus Pertama di Malang Raya Pencetak Ahli Lingkungan

Unisma Resmi Buka Prodi Sains Lingkungan 2026, Kampus Pertama di Malang Raya Pencetak Ahli Lingkungan

Rektor UNISMA saat menjelaskan tentang Prodi Sains Lingkungan --

DINOYO, DISWAYMALANG.ID–Universitas Islam Malang (Unisma) resmi membuka Program Studi (Prodi) Sains Lingkungan pada tahun 2026 sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan tenaga ahli di bidang lingkungan.

Program studi baru ini hadir di tengah kompleksitas persoalan ekologis, mulai dari perubahan iklim, kerusakan ekosistem, hingga pengelolaan sumber daya alam yang menuntut pendekatan ilmiah dan berkelanjutan.

Dengan pembukaan tersebut, Unisma menjadi perguruan tinggi pertama di Malang Raya yang menyediakan Prodi Sains Lingkungan pada jenjang sarjana (S1).

Rektor Unisma Junaidi Mistar menyampaikan bahwa pembukaan program studi ini telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Izin tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 185/8/0/2025. Kami menargetkan penerimaan mahasiswa baru dapat dimulai pada tahun akademik 2026/2027,” ujarnya dikutip Kamis (19/3).

Ia menjelaskan, keputusan membuka Prodi Sains Lingkungan didasarkan pada tingginya kebutuhan tenaga profesional di bidang lingkungan. Sementara jumlah program studi serupa di Indonesia masih terbatas.

BACA JUGA:Kenapa Berat Badan Naik Jelang Lebaran padahal Puasa? Ini 9 Penyebabnya

“Secara nasional, jumlah Prodi Sains Lingkungan jenjang sarjana masih sekitar dua puluhan. Di Malang Raya bahkan belum ada,” jelasnya.

Program studi ini berada di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unisma. Pengembangan kurikulumnya dirancang dengan pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan ilmu sains dengan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah Wal Jamaah.

Dekan FMIPA Unisma Hasan Zayadi menyebut pendekatan tersebut menjadi keunggulan utama dibandingkan program sejenis di perguruan tinggi lain.

“Isu lingkungan tidak hanya dibahas dari sisi sains, tetapi juga dikaitkan dengan nilai-nilai Islam Aswaja. Ini menjadi ciri khas prodi kami,” ujarnya.

BACA JUGA:Cuaca Malang Raya 19 Maret 20 Kecamatan Hujan Ringan, 11 Berawan, Jatim Masih Kategori Waspada menurut BMKG

Menurutnya, integrasi antara sains dan nilai keagamaan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam proses perizinan sekaligus memperkuat posisi akademik program studi baru ini.

Dengan latar belakang kebutuhan tenaga ahli yang tinggi serta pendekatan akademik yang khas, Unisma optimistis Prodi Sains Lingkungan akan mendapat respons positif dari masyarakat.

Sumber: