1 tahun disway

Membangkitkan Semangat Marie Curie pada Peringatan Hari Internasional Perempuan dalam Sains 11 Februari

Membangkitkan Semangat Marie Curie pada Peringatan Hari Internasional Perempuan dalam Sains 11 Februari

Marie Curie, ilmuwan wanita asal Polandia-Prancis yang mendapatkan penghargaan Nobel--Marie Curie

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Setiap tanggal 11 Februari, masyarakat global memperingati Hari Internasional Perempuan dan Anak Perempuan dalam Sains sebagai pengingat akan pentingnya kesetaraan di ranah intelektual.

Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, namun sebuah seruan untuk meruntuhkan tembok pembatas yang masih menghalangi perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

Dalam narasi perjuangan tersebut, sosok Marie Curie hadir sebagai mercusuar inspirasi yang membuktikan bahwa keterbatasan akses dan stigma sosial tidak mampu membendung kekuatan sebuah pemikiran ilmiah yang brilian.

BACA JUGA:Hari Lahan Basah Sedunia 2 Februari: Mengapa Ekosistem Ini Sangat Berharga bagi Masa Depan Kita?

BACA JUGA:Mengenal Makna World Hijab Day 1 Februari dan Perjalanannya Menjadi Gerakan Global

Marie Sklodowska Curie lahir pada masa ketika pendidikan tinggi bagi perempuan dianggap sebagai hal yang tabu dan sulit dijangkau. Namun, tekadnya membawa Marie meninggalkan tanah kelahirannya di Polandia menuju Paris demi mengejar ilmu pengetahuan.

Kegigihan tersebut membuahkan hasil luar biasa yang selamanya mengubah wajah dunia. Marie Curie tidak hanya menjadi perempuan pertama yang meraih Hadiah Nobel, tetapi ia tetap menjadi satu-satunya orang dalam sejarah yang mampu memenangkan dua Hadiah Nobel di dua disiplin ilmu sains yang berbeda, yaitu Fisika dan Kimia.

Penemuannya mengenai radioaktivitas serta unsur Polonium dan Radium adalah tonggak sejarah yang melahirkan era baru dalam ilmu pengetahuan. Lebih dari sekadar teori di atas kertas, dedikasi Marie memiliki dampak kemanusiaan yang nyata.

BACA JUGA:29 Januari Diperingati sebagai Hari Bunga Anyelir, Simak Sejarah, Makna, dan 9 Faktanya!

BACA JUGA:27 Januari Hari Holocaust Sedunia, Mengenang Tragedi Auschwitz

Selama Perang Dunia I, ia mengembangkan unit radiografi bergerak yang dikenal sebagai Petite Curies untuk membantu ahli bedah di garis depan melakukan rontgen pada tentara yang terluka.

Hal ini menjadi bukti bahwa sains di tangan perempuan adalah kekuatan yang sangat peduli pada keselamatan dan kesejahteraan umat manusia.

Kaitan antara warisan Marie Curie dengan semangat 11 Februari terletak pada pesan tentang keberlanjutan. PBB menetapkan hari internasional ini karena hingga saat ini, representasi perempuan di dunia riset masih berada di angka yang belum ideal, yakni sekitar 33 persen secara global.

BACA JUGA:26 Januari Hari Energi Bersih Internasional, PBB Serukan Percepatan Transisi Global yang Berkeadilan

Sumber: berbagai sumber