1 tahun disway

Tayang Mulai Hari Ini, 'Esok Tanpa Ibu' Bawa Dian Sastro Jadi Sosok Bunda Versi AI

Tayang Mulai Hari Ini, 'Esok Tanpa Ibu' Bawa Dian Sastro Jadi Sosok Bunda Versi AI

Poster film Esok Tanpa Ibu tayang mulai hari ini 22 Januari 2026--instagram/filmesoktanpaibu

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya yang tidak biasa lewat tangan dingin sutradara Ho Wi Ding. Film bertajuk Esok Tanpa Ibu resmi menyapa penonton di bioskop mulai hari ini, Kamis, 22 Januari 2026.

Menariknya, film yang dibintangi oleh Dian Sastro dan Ringgo Agus Rahman ini memadukan kehangatan drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah yang futuristik. Karya ini mengeksplorasi bagaimana teknologi kecerdasan buatan (AI) mencoba masuk ke ruang paling privat manusia, yaitu perasaan rindu terhadap sosok ibu.

BACA JUGA:Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kedalaman 150 Meter Jurang Bulusaraung, Ini Fungsi dan Cara Kerjanya

Sebelum mendarat di jaringan bioskop tanah air, film yang naskahnya ditulis oleh Gina S. Noer dan Melarissa Sjarief ini telah lebih dulu mencuri perhatian di panggung internasional. Mengusung judul Mothernet, film ini mendapatkan sambutan hangat dari kritikus saat diputar di Busan International Film Festival (BIFF) tahun lalu.

Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa tema yang diangkat, meski terasa sangat lokal dan melankolis, memiliki relevansi global, terutama di tengah perdebatan tentang peran AI dalam kehidupan sosial.

BACA JUGA:Pegawai KKP Korban Kecelakaan Pesawat ATR Dimakamkan di Garut, Ditemukan Lagi 6 Jenazah Korban

Sinopsis Film Esok Tanpa Ibu

Alur cerita berpusat pada sosok Rama, yang akrab disapa Cimot, seorang remaja yang dunianya runtuh setelah sang ibu, Laras, mengalami koma akibat kecelakaan saat mendaki gunung. Kehilangan sosok pendengar yang baik membuat Rama merasa terasing di rumah sendiri, mengingat ayahnya, Hendri, adalah tipe pria kaku yang sulit membangun koneksi emosional.


Adegan kehadiran i-BU dalam cuplikan trailer film Esok Tanpa Ibu--Youtube Cinema 21

Dalam kondisi kesepian yang akut, seorang sahabat bernama Zyla hadir membawa solusi mutakhir berupa perangkat AI khusus yang diberi nama i-BU. Teknologi ini bekerja dengan mengolah data rekaman suara, foto, hingga gaya komunikasi Laras semasa hidup ke dalam sebuah jam tangan pintar.

"I present you, i-BU," cetus Zyla saat memperkenalkan inovasi tersebut. Ia menambahkan dengan penuh percaya diri, "Selamat datang di masa depan, ada di dalam satu klik." i-BU awalnya hanya bisa menyapa dan memberikan pengingat sederhana, namun secara bertahap mesin ini belajar menjadi teman bicara yang kompleks hingga mampu melakukan sesi curhat mendalam.

BACA JUGA:Klaim dengan Paket Pemain OVR! 30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari 2026

BACA JUGA:Nasib Ribuan Karyawan Diserahkan Kemnaker! 28 Perusahaan yang Dicabut Izinnya Imbas Banjir Sumatera

Ketergantungan Rama pada i-BU perlahan memicu ketegangan dengan sang ayah. Hendri yang merasa anaknya lebih memilih berkonsultasi dengan mesin daripada ayahnya sendiri mulai menunjukkan rasa gusar.

Konflik memuncak saat Hendri merampas jam tangan tersebut, yang kemudian dibalas dengan tangisan pilu Rama. "Aku butuh ngobrol sama ibu, karena cuma ibu yang mengerti aku," ungkap remaja tersebut di depan ayahnya. Namun, titik balik emosional terjadi ketika Hendri secara tidak sengaja mencoba perangkat itu dan justru dihadapkan pada proyeksi istrinya yang sangat nyata.

Sumber: harian disway