Menuju Pendidikan Berkualitas 2026: Bupati Malang Tekankan Integrasi Teknologi dan Budaya Lokal di Sekolah
Menuju pendidikan berkualitas 2026: Bupati Malang tekankan integrasi teknologi dan budaya lokal di sekolah--Pemkab Malang
MALANG, DISWAYMALANG.ID--Bupati Malang HM Sanusi melakukan rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Karangploso dan Singosari pada Rabu (21/1) pagi. Sanusi vmeninjau efektivitas Program Sekolah Unggulan.
Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Bagus Sulistyawan beserta jajaran kepala perangkat daerah, Bupati Malang mengawali peninjauan di SMP Negeri 1 Karangploso.
BACA JUGA:Ada Android dan iPhone, Deretan HP Ini Tak Bisa untuk WhatsApp Mulai 2026
BACA JUGA:Alun-Alun Kota Malang Dijadwalkan Diresmikan Akhir Januari, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Terpadu
Kehadiran rombongan disambut dengan atraksi semaphore Pramuka sebelum akhirnya meninjau laboratorium komputer yang tengah mengembangkan gim edukatif berbasis Bahasa Jawa sebagai upaya memperkuat literasi budaya lokal.
Dalam kunjungannya, Sanusi memberikan catatan khusus terkait capaian akademik siswa. Guru didorong memacu nilai rata-rata mata pelajaran utama seperti Matematika, IPA, serta Bahasa Indonesia dan Inggris hingga mencapai angka minimal 90.
Target ini dipasang secara merata di seluruh satuan pendidikan dengan harapan bisa tercapai seratus persen pada tahun 2026.
BACA JUGA:15 Pejabat Pemkot Batu Dilantik, Sekda Diisi Plh
Perjalanan dinas kemudian berlanjut ke SD Negeri 3 Toyomarto, Kecamatan Singosari, untuk mengevaluasi sekolah-sekolah dengan jumlah peserta didik minim. Bupati Sanusi menegaskan kebijakan efisiensi melalui rencana penggabungan atau merger bagi sekolah dasar yang memiliki siswa di bawah 60 orang, termasuk SD Negeri 3 Toyomarto yang saat ini hanya memiliki 46 siswa.
Namun, kebijakan tersebut dipastikan tidak dilakukan secara gegabah karena tetap mempertimbangkan kajian teknis, jarak tempuh siswa, serta kesiapan sekolah penerima.
Selanjutnya, rombongan bertolak ke SD Negeri 1 Pagentan untuk berdialog langsung dengan tenaga pendidik guna menyerap berbagai aspirasi dan kendala lapangan yang nantinya akan dijadikan bahan evaluasi untuk menciptakan model pengembangan pendidikan terbaik di Kabupaten Malang.
BACA JUGA:RAT KPRI Gajayana Catat Penurunan Kinerja, Wali Kota Malang Dorong Penguatan Koperasi
BACA JUGA:Pemkab Malang Perbaiki 8 Puskesmas pada 2026, Tiga Masuk Tahap Lelang Relokasi
Rangkaian kunjungan tersebut diakhiri di SMP Negeri 1 Singosari yang merupakan salah satu ikon Sekolah Unggulan di Kabupaten MalangBupati Malang melihat secara langsung pemanfaatan fasilitas modern mulai dari Kelas Riset, Kelas Digital, hingga English Corner.
Sumber: pemkab malang
