14 Januari Hari Layang-Layang Internasional, Sejarah dan Fakta Uniknya
14 Januari-Hari ini Hari Layang-Layang Internasional-Freepik--
MALANG, DISWAYMALANG.ID–Setiap tanggal 14 Januari dunia memperingati Hari Layang-Layang Internasional. Bermain layang-layang bukan saja hobi anak-anak. Kaum dewasa pun banyak yang menyukainya.
Pada era kini, layang-layang juga dikreasi dengan berbagai desain yang indah-indah dan spektakuler. Ada yang menyerupai naga, orang bersepeda, burung raksasa, lipan, dan lain-lain. Bukan hanya terbang siang hari, layang-layang juga diterbangkan malam hari dengan dipasang aneka lampu LED warna-warni.
Sejarah Hari Layang-Layang Internasional
Meskipun tidak ada yang tahu persis kapan dimulai, diperkirakan layang-layang telah ada selama lebih dari 2.000 tahun dan kemungkinan berasal dari Tiongkok. Salah satu legenda adalah bahwa seorang petani Tiongkok mengalami kesulitan menjaga topinya dar angin. Dia mengikatnya ke seutas tali dan ketika topinya terbang tertiupa angin, dia bertahan di ujung tali.
Catatan tertulis pertama tentang layang-layang bercerita ketika 200 SM seorang jenderal Tiongkok menggunakan layang-layang untuk terbang di atas kota yang ia serang. Tujuanya mengukur seberapa jauh pasukannya perlu terowongan untuk masuk.
Layang-layang di India tampaknya lebih baru, terjadi sekitar 500 tahun yang lalu sebagaimana dicatat dalam lukisan dari periode maestro. Bahkan Hari Layang-Layang Internasional berasal dari India.
Perayaan paling populer di Kota Ahmedabad di negara bagian Gujarat bagian utara, dilakukan mulai 1989. Dalam bahasa Hindi, festival ini dikenal sebagai Uttarayan, sedangkan di wilayah lain di India, dikenal sebagai Makar Sankranti.
Hari Layang-Layang Internasional berasal dari India, perayaan paling populer di Kota Ahmedabad di negara bagian Gujarat bagian utara, dilakukan mulai 1989. Dalam bahasa Hindi, festival ini dikenal sebagai Uttarayan, sedangkan di wilayah lain di India, dikenal sebagai Makar Sankranti.
Hari Libur Nasional di Gujarat demi Festival Layang-Layang
Mengutip laman National Today, Hari Layang-Layang Internasional dimulai setiap tahun pada 14 Januari selama Makar Sankranti dan berakhir pada tanggal 15 Januari. Gujarat telah menetapkan tanggal tersebut sebagai hari libur nasional agar masyarakat dapat ikut serta dalam perayaan.
Para pembuat layang-layang mulai mempersiapkan festival ini berbulan-bulan sebelumnya. Pasar dipenuhi oleh para penggemar layang-layang dan pengunjung festival yang membeli perlengkapan beberapa hari sebelum perayaan.
Perayaan ini memperingati transisi dari musim dingin ke musim panas, serta panen tanaman musim dingin yang akan datang. Orang-orang dari seluruh dunia datang untuk berpartisipasi dalam perayaan ini. Layang-layang yang terkait dengan perayaan ini melambangkan roh para dewa yang terbangun dari tidur musim dingin mereka.
Awalnya, menerbangkan layang-layang adalah kegiatan yang hanya diperuntukkan bagi keluarga kerajaan dan orang kaya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kegiatan ini telah berkembang menjadi festival yang terbuka untuk semua orang. Dengan peserta yang berasal dari Jepang, Italia, Inggris Raya, Kanada, Tiongkok, Indonesia, Singapura, Amerika Serikat, Malaysia, Australia, Prancis, dan Brasil.
Fakta-Fakta Unik terkait Layang-Layang

Wright bersaudara mengembangkan pesawat terbang pertama pada akhir 1800-an, mereka mempelajari layang-layang. -foto: wikipedia--
Adapun fakta-fakta menarik terkait layang-layang di antaranya yaitu:
- Ketika Wright bersaudara mengembangkan pesawat terbang pertama pada akhir 1800-an, mereka mempelajari layang-layang;
- 180 jam adalah rekor dunia untuk layang-layang terbang terpanjang;
- Daun digunakan untuk membuat layang-layang pertama, yang diterbangkan ribuan tahun yang lalu;
- Layang-layang besar dilarang di Jerman Timur karena takut orang-orang diangkat ke atas Tembok Berlin;
- Selama perang saudara Amerika, layang-layang digunakan untuk membawa surat dan surat kabar.
Sumber: disway.id
