1 tahun disway

Gerai Koperasi Merah Putih Bunulrejo Resmi Dibuka, Wali Kota Malang Dorong Sinergi Program Nasional

Gerai Koperasi Merah Putih Bunulrejo Resmi Dibuka, Wali Kota Malang Dorong Sinergi Program Nasional

Peresmian Gerai Koperasi Merah Putih Bunulrejo yang berlokasi di Gedung Serbaguna Kelurahan Bunulrejo--

BUNULREJO, DISWAYMALANG.ID—Pemerintah Kota Malang meresmikan Gerai Koperasi Merah Putih Bunulrejo yang berlokasi di Gedung Serbaguna Kelurahan Bunulrejo, Minggu (11/1). Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan berbasis kelurahan.

Wahyu Hidayat menegaskan, keberadaan Koperasi Merah Putih merupakan instrumen strategis untuk mendukung program nasional sekaligus memperkuat perputaran ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

BACA JUGA:Galeri Mbois Dinilai Jadi Terobosan Positif bagi Wisata Kayutangan

“Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghidupkan koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat. Meski masih ada kendala, koperasi harus tetap berjalan,” ujar Wahyu.

Ia mengakui keterbatasan lahan masih menjadi tantangan utama dalam pengoperasian Koperasi Merah Putih di sejumlah kelurahan. Untuk sementara, Gerai Koperasi Merah Putih Bunulrejo memanfaatkan fasilitas Gedung Serbaguna Kelurahan sebagai lokasi operasional.

BACA JUGA:Gamer Indonesia Banjiri Game TheoTown, Bangun Mie Gacoan hingga Demo Tukang Parkir

BACA JUGA:Awal Mula Ressa Mengaku Anak Kandung Denada, 24 Tahun Diasuh Sang Bibi, Tuntut Ganti Rugi Rp7 M

“Masalah utama memang lahan. Beberapa aset Pemkot tidak bisa digunakan karena masuk kawasan ruang terbuka hijau. Namun kami terus menginventarisir aset yang memungkinkan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak,” tegasnya.

Wahyu menyebut, Koperasi Merah Putih Bunulrejo telah menyiapkan sejumlah unit usaha yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, yakni sembako, air minum, dan LPG. Unit usaha tersebut dinilai memiliki potensi perputaran ekonomi cepat serta mendukung stabilitas harga di tingkat warga.

Selain itu, Pemkot Malang mendorong sinergi antara koperasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Koperasi diharapkan menjadi pemasok bahan pangan bagi SPPG agar distribusi lebih efisien dan harga tetap terjangkau.

BACA JUGA:KPK Gandeng BPK Periksa 400 Biro Haji, Imbau Segera Kembalikan Duit dari Kasus Kuota Haji

“SPPG tidak perlu mencari kebutuhan pangan ke tempat lain. Bisa langsung berkoordinasi dengan koperasi setempat. Ini bentuk sinergi dua program strategis nasional,” jelas Wahyu.

Hingga Januari 2026, Wahyu mencatat sekitar 12 Koperasi Merah Putih telah beroperasi dari total 57 koperasi yang ditargetkan berdiri di seluruh kelurahan Kota Malang. Pemerintah menargetkan seluruh koperasi tersebut dapat beroperasi penuh dalam waktu satu tahun ke depan.

“Target kami, dalam satu tahun seluruh Koperasi Merah Putih di Kota Malang sudah berjalan. Lokasi memang tantangan, tetapi tidak boleh menghambat gerak koperasi,” pungkasnya. 

Sumber: