Galeri Mbois Dinilai Jadi Terobosan Positif bagi Wisata Kayutangan
--
KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Kehadiran Galeri Mbois di kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, dinilai masyarakat sebagai terobosan yang baik dalam pengembangan wisata sekaligus promosi produk UMKM lokal. Penilaian tersebut disampaikan sejumlah wisatawan yang ditemui pada Sabtu malam, 10 Januari 2026.
Galeri Mbois menghadirkan beragam produk UMKM, mulai beberapa jenis batik hingga aneka makanan olahan. Ditata di tengah kawasan heritage Kayutangan. Konsep ini dinilai mampu menggabungkan wisata sejarah dengan pemberdayaan ekonomi kreatif.
BACA JUGA:Mutasi Besar di Polresta Malang Kota, Tiga Kasat Strategis Resmi Berganti
Fitri, salah satu wisatawan, menilai keberadaan Galeri Mbois menjadi langkah positif dalam menghidupkan kawasan wisata tanpa meninggalkan nilai lokal.
“Menurut saya ini terobosan yang bagus. Wisatawan jadi bisa mengenal batik dan makanan khas lokal, tidak hanya datang untuk foto-foto,” ujar Fitri saat ditemui Disway Malang di lokasi Sabtu malam.
BACA JUGA:Gedung Parkir Kayutangan Resmi Beroperasi, Pemkot Malang Tata Ulang Kawasan Heritage
Pendapat serupa disampaikan Zayn. Ia menilai konsep galeri UMKM di kawasan heritage mampu memberikan pengalaman wisata yang lebih bermakna. “Ini ide yang bagus, karena produk lokal jadi punya tempat khusus. Wisatawan yang ke Kayutangan jadi punya alasan lebih untuk mampir,” kata Zayn.
Sementara itu, Malik menilai Galeri Mbois memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai etalase UMKM Kota Malang.
BACA JUGA:Bidik 3,4 Juta Wisatawan pada 2026, Pariwisata Kota Malang Tancap Gas
“Kalau dikembangkan konsisten, ini bisa jadi ciri khas Kayutangan. Konsepnya sederhana tapi dampaknya besar untuk pelaku UMKM,” ungkap Malik.
Dengan konsep galeri yang menampilkan batik dan makanan lokal di tengah kawasan heritage, Galeri Mbois dinilai mampu menjadi inovasi yang memperkuat daya tarik wisata Kayutangan sekaligus mendukung keberlangsungan UMKM di Kota Malang.
Sumber:
