Kolaborasi Call of Duty Warzone dan Fallout Hadirkan Mode Power Armor Royale, Ini Keseruannya
Call of Duty Warzone Gandeng Fallout: Hadirkan Game Berebut Power Armor dan Bertahan di Zona Radiasi Call of Duty Warzone berkolaborasi dengan Fallout hadirkan segudang pembaruan bertema Wasteland. --Activision--
MALANG, DISWAYMALANG.ID—Call of Duty Warzone berkolaborasi dengan semesta Fallout, memperkenalkan mode permainan baru, karakter ikonik Fallout, serta sistem event yang terintegrasi langsung dengan progres pemain sepanjang musim berjalan.
Kolaborasi dipusatkan pada mode terbaru bertajuk Power Armor Royale. Sebuah limited-time mode (LTM) yang mengambil inspirasi langsung dari dunia Fallout.
Mode ini menghadirkan pertarungan asimetris berskala besar di map Verdansk, di mana pemain harus bersaing untuk menguasai Power Armor, teknologi ikonik Brotherhood of Steel, sambil bertahan hidup dari zona radiasi dan serangan Raider.
BACA JUGA:Mengenal AI Generated Ghost Player, Teknologi Baru Sony untuk Temani Main Game

Pass terbaru dari Call Of Duty Warzone yang menghadirkan segudang item bertema Fallout. --Activision--
Dalam Power Armor Royale, hingga 66 pemain akan diterjunkan ke Verdansk. Sejak awal pertandingan, bom nuklir menghantam beberapa area peta dan menciptakan Radiation Zones yang ditandai lingkaran hijau di Tac Map.
Pemain harus mengumpulkan Fusion Core untuk mengaktifkan Power Armor.
Fusion Core bisa diperoleh dari eliminasi musuh, Raider NPC, kontrak, hingga loot crate, dengan nilai lebih tinggi di area radiasi. Tanpa Power Armor, pemain yang memasuki zona radiasi akan mengalami penurunan maksimum HP kecuali menggunakan item RadAway.
BACA JUGA:Microsoft Umumkan Deretan Game Xbox Game Pass Januari 2026, Ada Star Wars dan Resident Evil
Ketika Fusion Core terisi penuh, pemain dapat mengakses kios Brotherhood untuk mengenakan Power Armor.
Dalam kondisi ini, pemain mendapatkan HUD khusus, senjata berat seperti minigun dan shotgun, serta kemampuan unik seperti Mega Punch, Tesla Coil, thruster mobilitas tinggi, hingga serangan mini-nuke.
Sistem ini membuat Power Armor Royale menjadi mode dengan power fantasy tertinggi yang pernah hadir di Call of Duty.
BACA JUGA:Elon Musk Ancam Konsekuensi bagi Pengguna Ilegal Deepfake Bikini Grok AI
Selain mode utama tersebut, kolaborasi ini juga menghadirkan High Octane Battle Royale, sebuah LTM berfokus pada tempo cepat.
Pemain langsung spawn dengan loadout kustom, menggunakan Grappling Hook sebagai equipment taktis, dan dapat mengakses Buy Station kapan saja. Mode ini dirancang untuk pemain yang menginginkan aksi tanpa jeda di tengah atmosfer Fallout yang kacau.
Dari sisi karakter, Call of Duty Warzone memperkenalkan Operator Fallout melalui Fallout Event Pass. Pada jalur gratis, pemain dapat membuka senjata Sturmwolf 45 SMG. Sementara di jalur berbayar, hadir Operator “The Ghoul” dan “Maximus”, dua karakter penting yang merepresentasikan dunia Fallout versi live-action dan game.
Selain itu, event Quantum Exchange memungkinkan pemain menukar Bottle Caps untuk membuka Hawker HX Sniper Rifle, blueprint senjata bertema Nuka-Cola, finishing move, charm, hingga weapon camo eksklusif.
Tak hanya itu, Global Leaderboard Event bertajuk Baron of the Wasteland menantang pemain untuk mendominasi papan peringkat global. Hadiah yang ditawarkan mencakup weapon camo Quantum Caps dan Sunset Sarsaparilla, Calling Card bertingkat, serta blueprint senjata bertema Wasteland.
Kolaborasi Call of Duty x Fallout ini menegaskan arah baru Activision dalam menghadirkan crossover berskala besar yang berdampak langsung pada gameplay.
BACA JUGA:Rumor Remake Assassin’s Creed 4: Black Flag Resynced Menguat, Ubisoft Punya Domain Baru
Dengan Power Armor Royale sebagai sorotan utama dan kehadiran karakter ikonik Fallout, Call of Duty tidak sekadar meminjam estetika, tetapi membangun pengalaman pasca-apokaliptik yang utuh dan agresif di medan perang.
Sumber: harian.disway.id
