1 tahun disway

30 Desember Hari Satpam Nasional, Simak 4 Kisah Inspirasi Eks Satpam Jadi Jutawan hingga Miliarder

30 Desember Hari Satpam Nasional, Simak 4 Kisah Inspirasi Eks Satpam Jadi Jutawan hingga Miliarder

Puluhan anggota Satpam berbagai perusahaan dan badan usaha di Kabupaten Malang ikut lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB), bela diri, hingga drill tongkat dan borgol dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam ke-45, di Lapangan Satya Haprabu P--

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Tanggal 30 Desember diperingati sebagai Hari Satpam (Satuan Pengamanan) Nasional di Indonesia. Momentum untuk mengapresiasi peran penting Satpam dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Bermul dari diterbitkannya Surat Keputusan Kapolri No Pol: SKEP/126/XII/1980 pada 30 Desember 1980 yang mengatur pola pembinaan Satpam, dan sosok Bapak Satpam Indonesia adalah Jenderal Polisi (Purn) Awaloeddin Djamin.

Peringatan ini menjadi hari besar nasional untuk menghargai dedikasi Satpam di berbagai sektor. Menjadikannya mitra strategis Polri dalam memelihara Kamtibmas. Tahun ini merupakan HUT ke-45 Satpam.

 Tujuan peringatan ini untuk menghargai peran Satpam sebagai garda terdepan keamanan di berbagai tempat. Selain itu juga mendorong peningkatan profesionalisme Satpam, termasuk kemampuan komunikasi dan penanganan konflik. Juga, mengukuhkan posisi Satpam sebagai mitra penting dalam menjaga keamanan nasional (Kamtibmas).

BACA JUGA:Ribuan Warga Hadiri Tahlil 40 Hari Istri Wali Kota Malang

Kisah-Kisah Mantan Satpam Menjadi Jutawan-Miliarder 

Beberapa kisah nyata menyoroti mantan Satpam yang berhasil menjadi miliuner atau pengusaha sukses dengan omzet miliaran rupiah. Sering jalannya melalui bisnis jasa keamanan atau investasi saham. Berikut adalah beberapa contoh kisah sukses tersebut:

1. Karsiman Hady (Bos Tambang Minyak)

Karsiman Hady, mantan sekuriti Pertamina Kalimantan yang berubah menjadi seorang miliarder. Di sela-sela bekerja sebagai sekuriti pada tahun 1980-an, ia pernah mencicipi profesi sebagai fotografer pernikahan. Tetap saja kebutuhan hidupnya masih belum mencukupi.

Dia kemudian buka depot Nirmala (sekarang Priangan) di sekitaran Batu Ampar. Kemudian mulai coba-coba bisnis jual beli tanah. Sedikit demi sedikit keuntungan dari bisnis tanah ditabung.

BACA JUGA:Pajak Ekonomi Digital Capai Rp44,55 T, Sektor Ini Jadi Penyumbang Terbanyak

Hingga suatu kali keberuntungan besar menghampirinya. Salah satu transaksi bisnis tanahnya mendatangkan rejeki nomplok. Dari situlah pundi-pundi kekayaannya semakin lama semakin bertambah.

Banyaknya tanah yang dimiliki dikonsentrasikan di bidang properti. Salah satu produk propertinya adalah perumahan Balikpapan Indah III di samping SMA Negeri 5. Ia mewaqafkan tanahnya untuk jalan menuju sekolah SMA Negeri 5. Sekaligus ia aspal agar siswa sekolah setempat berkendara dengan lancar.

Berhasil di bidang properti ia menjajal bisnis tambang. Perusahaan tambangnya, PT Bimantara Coal Energy Inti Perkasa, beroperasi di Samboja. Setahun berjalan, perusahaan tambangnya pada 2011 diberitakan sudah melakukan 28 kali pengapalan. Dan setiap bulannya sudah menghasilkan 20 metrik ton. Jadilah pria asal Madiun, Jatim, itu miliuner.

BACA JUGA:Cuaca 30 Desember: Potensi Hujan Siang di Kota Malang dan Batu, Pegunungan Kabupaten Hujan-Angin Kencang

2. Ipung (Pengusaha Jasa Keamanan)

Kisah lain datang dari Dwifung Wirajaya Saputra (Ipung), mantan Satpam yang memulai bisnis di bidang jasa keamanan bermodalkan investor. Dia mendirikan dan memimpin perusahaan jasa keamanan PT Sarana Tidar Sejahtera.

Sumber: berbagai sumber