NATUA, Band Asal Malang yang Menyuarakan Kisah Cinta lewat Musik Alternatif
--
MALANG, DISWAYMALANG.ID—Band lokal asal Malang, NATUA, terus menunjukkan eksistensinya di skena musik independen dengan karya-karya bernuansa alternatif yang dekat dengan pendengar. Band ini resmi berdiri pada awal 2023 dan hingga kini konsisten merilis lagu-lagu orisinal yang dapat dinikmati melalui YouTube dan Spotify.
NATUA digawangi oleh Tata Didon sebagai vokalis, Udin atau yang akrab disapa Amak pada posisi drummer, Lukman sebagai gitaris, serta Rian sebagai basis. Menariknya, sebelum bergabung dalam satu nama, masing-masing personel pernah memiliki band sendiri yang kemudian bubar.
Sebagian dari mereka bahkan sudah berteman sejak kecil. “Namanya bapak-bapak gabut yang pengen eksis berkarya Mas,” ujar Udin, kepada Disway Malang, Minggu ((28/12/2025), menggambarkan awal mula terbentuknya NATUA setelah band-band lama mereka berhenti.
BACA JUGA:Hindia, Proyek Musik Solo Fenomenal: Dengarkan 9 Lagunya, Peduli Kesehatan Mental Banget!
Nama NATUA sendiri lahir dari cerita sederhana dan khas. Udin menuturkan, saat itu mereka sering berkumpul di sebuah rumah yang dipenuhi nyamuk. Di atas meja terdapat obat nyamuk bermerek AUTAN. Dari situlah muncul ide membalik nama tersebut dengan logat Malangan menjadi NATUA. “Dulu itu kumpul di satu rumah, terus banyak nyamuknya. Kebetulan di atas meja ada autan, yaudah dibalik aja jadi nama NATUA,” katanya.
Secara musikal, NATUA mengusung genre alternatif yang menurut mereka masih relevan dan mudah diterima pendengar saat ini. Lukman menjelaskan, warna musik tersebut sengaja dipilih sebagai pijakan awal.
“Sekarang masih alternatif, karena genre yang gampang didengar saat ini masih alternatif,” ujarnya. Meski begitu, NATUA sudah menyiapkan rencana perubahan nuansa untuk karya berikutnya.
BACA JUGA:Healing Through Music: Bagaimana Musik Membantu Kesehatan Mental Gen Z versi WHO
“Untuk album kedua nanti, rencana mau ada pergantian suasana,” tambahnya.
Ciri khas NATUA kerap dikaitkan dengan band-band populer era awal 2000-an. “Kalo kata pendengar, band kita identik dengan zamannya Padi dan Sheila On 7,” ungkap Lukman. Nuansa lirik yang sederhana namun emosional menjadi kekuatan utama band ini.
Saat ini, NATUA telah merilis satu minialbum yang berisi lima lagu, yakni Kita Berbeda, Karena Kamu, Melinda, Ilusi, dan Angin. Seluruh lagu tersebut memiliki benang merah cerita yang personal.
Tata Didon mengungkapkan, lirik-lirik tersebut diangkat dari kisah cintanya sebelum menikah. “Itu semua kisah cinta saya sebelum menikah,” kata Tata.
BACA JUGA:Romantics Anonymous: Kolaborasi Korea–Jepang yang Manis di Netflix, Omara Esteghlal Perankan Cameo!
Salah satu lagu yang cukup menarik perhatian adalah Melinda, yang terinspirasi dari pengalaman pribadi Tata Didon ketika cintanya pernah ditolak oleh seseorang bernama Melinda. Kisah tersebut kemudian dituangkan menjadi lagu yang kini menjadi bagian dari identitas NATUA.
Sumber:
