1 tahun disway

89 Ribu Orang Mudik Nataru melalui 7 Terminal di Jakarta, Dishub: Kondisi Terkendali

89 Ribu Orang Mudik Nataru melalui 7 Terminal di Jakarta, Dishub: Kondisi Terkendali

Sejak H-3 Natal atau Senin, 22 Desember 2025, arus mudik di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. -berita jakarta --

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat lebih dari 98 orang mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melalui tujuh terminal utama di Ibu Kota. Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, data tersebut tercatat secara kumulatif pada periode 18–25 Desember 2025.

Angka penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi pada periode Nataru tahun ini turun 16,48 persen ketimbang periode tahun sebelumnya.

Syafrin menambahkan, beberapa terminal seperti Terminal Terpadu Pulo Gebang dan Terminal Tanjung Priok mencatat lonjakan penumpang cukup signifikan dibandingkan hari normal.

BACA JUGA:Libur Nataru, Bus Trans Jatim Koridor Malang Diserbu Wisatawan, Okupansi Tembus 80 Persen

Kondisi ini menunjukkan distribusi pergerakan masyarakat yang lebih merata antarkawasan. Syafrin mengatakan mobilitas masyarakat pada momentum Natal tahun ini terkelola dengan baik melalui koordinasi lintas sektor, optimalisasi layanan transportasi, serta pengawasan intensif di berbagai titik strategis.

“Data yang kami himpun menunjukkan mobilitas masyarakat selama Natal 2025 berlangsung dinamis dan dalam kondisi terkendali. Ini merupakan hasil kesiapsiagaan seluruh jajaran serta kolaborasi yang solid antara pemerintah, operator transportasi, dan aparat terkait,” kata Syafrin dalam keterangannya pada Jumat, 26 Desember 2025.

BACA JUGA:Lonjakan Arus Nataru, Lebih dari 74 Ribu Penumpang Padati Stasiun Malang hingga 26 Desember

Sementara itu, volume lalu lintas di empat gerbang tol utama Jakarta pada Hari Natal mencatat 134.429 kendaraan masuk dan 184.573 kendaraan keluar.

Pergerakan kendaraan terpantau stabil, dengan variasi kenaikan dan penurunan di sejumlah gerbang tol dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemantauan melalui 18 titik sensor Sistem Pengendalian Lalu Lintas (SPLL) mencatat sekitar 2,1 juta kendaraan keluar dan masuk Jakarta pada 25 Desember 2025.

BACA JUGA:183 Destinasi Wisata Kabupaten Malang Diprediksi Padat Pengunjung selama Libur Nataru

Dibandingkan periode normal, volume kendaraan mengalami penurunan, baik untuk arus masuk maupun keluar, yang menandakan kondisi lalu lintas relatif lebih terkendali.

Syafrin menegaskan, Dishub DKI Jakarta terus mengedepankan aspek keselamatan melalui kegiatan ramp check dan pemeriksaan kesehatan pengemudi.

Hingga 25 Desember 2025, sebanyak 1.148 kendaraan telah diperiksa dan 381 awak kendaraan menjalani tes kesehatan untuk memastikan layanan transportasi tetap laik jalan.

Sumber: disway.id