Nokia G22 Resmi Meluncur, HP Murah yang Bisa Dibongkar dan Diperbaiki Sendiri di Rumah
Nokia G22 hadir sebagai HP murah dengan fitur repairable smartphone, baterai mudah diganti, dan dukungan spare part resmi iFixit.-SC YouTube-SC YouTube
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Nokia G22 resmi diperkenalkan sebagai smartphone murah yang menawarkan konsep berbeda dibanding ponsel Android lain di kelasnya. Tidak hanya mengusung harga terjangkau, Nokia G22 juga hadir dengan fitur repairability atau kemampuan diperbaiki sendiri oleh pengguna.
Keunikan Nokia G22 langsung mencuri perhatian pecinta gadget karena menjadi salah satu HP Android pertama yang bekerja sama dengan iFixit untuk menyediakan suku cadang resmi serta panduan perbaikan mandiri. Dengan konsep tersebut, pengguna bisa mengganti baterai, layar, hingga port charger tanpa harus datang ke pusat servis.
Nokia G22 dibanderol sekitar 230 dolar AS atau setara Rp3,5 jutaan. Harga itu membuat Nokia G22 menjadi salah satu smartphone repairable paling murah di pasar saat ini. Selain itu, Nokia juga mengklaim ponsel ini dibuat dari material daur ulang sehingga lebih ramah lingkungan.
Desain Sederhana dengan Material Daur Ulang
Dari sisi desain, Nokia G22 memang tampil sederhana seperti smartphone entry-level pada umumnya. Bodinya menggunakan material plastik daur ulang dengan desain minimalis khas Nokia.
Meski begitu, ponsel ini tetap dibekali sejumlah fitur yang mulai jarang ditemukan di smartphone modern. Nokia G22 masih mempertahankan jack audio 3,5 mm, slot microSD, serta dukungan dual SIM.
Di dalam paket penjualan, Nokia juga menyertakan kabel USB-A ke USB-C tanpa adaptor charger. Langkah ini dilakukan agar pengguna tetap bisa memakai kepala charger lama mereka.
Andalkan Fitur QuickFix Repairability
Fitur paling menarik dari Nokia G22 adalah teknologi “QuickFix Repairability”. Nokia menggandeng iFixit untuk menyediakan komponen resmi seperti layar, baterai, dan port charging selama beberapa tahun ke depan.
Pengguna dapat membuka penutup belakang ponsel menggunakan alat sederhana tanpa perlu pemanas khusus. Setelah itu, komponen seperti baterai atau port charger bisa dilepas dengan obeng biasa.
Meski terlihat mudah, proses pembongkaran tetap membutuhkan ketelitian. Penutup belakang masih menggunakan banyak klip plastik dan terdapat kabel fingerprint sensor yang harus dilepas hati-hati agar tidak rusak.
Nokia juga menyematkan pull tab pada baterai untuk memudahkan pelepasan. Namun, perekat baterainya masih cukup kuat sehingga proses penggantian baterai belum sepenuhnya praktis.
Walau begitu, langkah Nokia ini dinilai sebagai kemajuan besar karena pengguna tidak lagi bergantung pada spare part tidak resmi yang kualitasnya belum tentu terjamin.
Spesifikasi Nokia G22
Di sektor hardware, Nokia G22 hadir dengan RAM 4 GB dan memori internal 128 GB. Ponsel ini menjalankan Android 12 dan dijanjikan mendapat update keamanan bulanan selama tiga tahun.
Untuk pembaruan sistem operasi, Nokia memberikan dua kali upgrade Android hingga Android 14. Dukungan software tersebut cukup menarik untuk smartphone murah di kelas entry-level.
Sayangnya, performa Nokia G22 memang bukan yang paling kencang di pasaran. Ponsel ini lebih difokuskan untuk penggunaan harian seperti browsing, media sosial, chatting, hingga streaming video.
Fokus pada Keberlanjutan dan Umur Panjang
Sumber: youtube




