Samsung Galaxy A57 Resmi Dibahas, Harga Premium Tapi Speknya Bikin Pengguna Midrange Penasaran
Samsung Galaxy A57 hadir dengan desain premium, Exynos 1680, layar AMOLED 120Hz, dan update 6 tahun. Apakah worth it dibeli?-SC YouTube-SC YouTube
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Samsung kembali memanaskan persaingan smartphone kelas menengah lewat kehadiran Samsung Galaxy A57. Meski dibanderol dengan harga premium di segmen midrange, ponsel terbaru dari lini A Series ini tetap menarik perhatian karena membawa desain lebih tipis, chipset baru, dan jaminan update panjang.
Dalam video review terbaru, Samsung Galaxy A57 disebut sebagai salah satu perangkat yang punya pasar tersendiri. Meski harga smartphone kelas Rp30 jutaan hingga Rp40 jutaan kini semakin naik, lini Galaxy A Series tetap menjadi pilihan bagi pengguna yang mencari kombinasi brand kuat dan fitur lengkap.
Reviewer menyoroti bahwa Samsung juga masih berani memberikan harga premium untuk seri A terbaru. Namun, hal itu dinilai sebanding dengan sejumlah peningkatan yang dibawa Galaxy A57.
Desain Lebih Tipis dan Premium
Samsung Galaxy A57 hadir dengan desain yang disebut paling tipis dibanding generasi A Series sebelumnya. Bodinya menggunakan frame metal yang membuat kesan premium semakin terasa saat digenggam.
Varian warna navy juga tampil mencolok dengan finishing glossy di bagian belakang. Namun, desain tersebut cukup mudah meninggalkan sidik jari sehingga pengguna disarankan memakai case tambahan.
Untuk ketahanan, Samsung membekali ponsel ini dengan perlindungan Gorilla Glass Victus Plus pada layar dan panel belakang. Tak hanya itu, Galaxy A57 juga sudah mengantongi sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan terhadap air dan debu.
Layar AMOLED 120Hz
Di sektor layar, Samsung Galaxy A57 mengusung panel Super AMOLED Plus berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz.
Layar ini juga mendukung peak brightness hingga 1.900 nits untuk konten HDR, sehingga pengalaman menonton Netflix atau video streaming terasa lebih nyaman.
Saat digunakan di bawah sinar matahari langsung, layar tetap cukup terlihat berkat brightness tinggi yang dimilikinya.
Chipset Exynos 1680 Jadi Sorotan
Salah satu pembaruan terbesar pada Samsung Galaxy A57 adalah penggunaan chipset Exynos 1680 terbaru.
Hasil benchmark menunjukkan performanya setara dengan Snapdragon 7 Gen 4. Pengujian lewat Geekbench, AnTuTu, hingga CPU throttling menunjukkan performa yang stabil dengan suhu yang tetap terkendali.
Untuk penggunaan sehari-hari seperti multitasking, media sosial, hingga menjalankan aplikasi berat, Galaxy A57 disebut sangat lancar.
Namun untuk gaming, performanya masih tergolong cukup. Game seperti COD Mobile dan BGMI masih berjalan di 60 fps, sementara game berat seperti Genshin Impact menghasilkan rata-rata 42 fps selama pengujian 30 menit.
Software Jadi Nilai Jual Utama
Samsung Galaxy A57 langsung menjalankan One UI 8.5 berbasis Android 16.
Sumber:




