Google Tunda Mengganti Assistant dengan Gemini, Kesiapan Penuh Baru 2026
Performa AI Gemini 3 digadang-gadang bisa melakukan koding secara tepat, akurat dan cepat. Yang nantinya akan membantu perusahaan atau pengembang teknologi dalam proses penciptaan teknologi. --Google--
Saat ini, aplikasi Gemini telah tersedia di lebih dari 200 negara dan mendukung lebih dari 40 bahasa. Gemini juga sudah mampu menangani banyak tugas klasik Google Assistant.
Platform itu mampu memutar musik, mengatur pengingat dan timer, hingga menjalankan berbagai perintah dari layar kunci.
Di sisi lain, Gemini membawa kemampuan baru yang sebelumnya tidak dimiliki Assistant. Salah satunya adalah fitur verifikasi video.
Fitur itu baru diluncurkan untuk aplikasi Gemini maupun versi web. Sekaligus menandai arah pengembangan AI Google yang semakin menekankan akurasi dan kepercayaan informasi.
Alasan Penundaan: Pengalaman Pengguna Jadi Prioritas
Meski tidak mengungkapkan alasan teknis secara rinci, Google menegaskan bahwa penundaan itu dilakukan demi memastikan pengalaman pengguna yang konsisten dan andal.
Menggantikan asisten digital yang telah digunakan ratusan juta orang bukanlah proses sederhana. Terlebih Gemini membawa pendekatan AI yang jauh lebih kompleks.
Google tampaknya ingin menghindari transisi tergesa-gesa yang berpotensi menimbulkan gangguan fungsi. Terutama bagi pengguna yang sangat bergantung pada Assistant untuk aktivitas harian dan kontrol perangkat pintar.
Gemini 3 Flash Perkuat Ekosistem AI Google
Di tengah penyesuaian roadmap tersebut, Google terus mengembangkan teknologi di balik Gemini. Baru-baru ini, perusahaan memperluas keluarga Gemini 3 dengan meluncurkan Gemini 3 Flash.
Model itu hadir melengkapi Gemini 3 Pro dan Gemini 3 DeepThink. Gemini 3 Flash diposisikan sebagai model dengan kecerdasan tingkat tinggi yang mengutamakan kecepatan dan efisiensi.
Google mengklaim model tersebut menawarkan kemampuan penalaran yang lebih baik, waktu respons lebih cepat, serta biaya token yang jauh lebih rendah. Tentu ideal untuk alur kerja berskala besar dan penggunaan intensif.
Bagi pengembang maupun pengguna, kehadiran Gemini 3 Flash menunjukkan bahwa Google sedang berfokus pada ekosistem AI yang dapat diintegrasikan ke berbagai layanan dan aplikasi.
Menuju Era Baru Asisten AI
Penundaan penggantian Google Assistant dengan Gemini menegaskan bahwa Google mengambil pendekatan lebih hati-hati dalam menghadirkan era baru asisten AI.
Alih-alih mengejar tenggat waktu, perusahaan memilih memastikan bahwa teknologi baru itu benar-benar siap digunakan secara luas.
Jika rencana berjalan sesuai penyesuaian terbaru, 2026 akan menjadi tahun penting dalam sejarah asisten digital Google.
Tahun depan bisa saja menandai berakhirnya era Google Assistant dan dimulainya dominasi Gemini sebagai pusat kecerdasan buatan di ekosistem Android dan perangkat pintar lainnya.
Sumber:
